oleh

Ini Kronologi Pembunuhan Bocah Perempuan di Wasuponda

RADARLUWURAYA – Warga di Kecamatan Wasuponda dihebohkan dengan penemuan jenazah korban pembunuhan di Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Selasa (30/10/18) sekitar pukul 18.00 Wita kemarin.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Polres Luwu Timur, pelaku dilaporkan menjemput korban usai pulang dari sekolah di SD Parumpanai sekitar pukul 15.00 Wita. Pelaku menjemput korban yang baru berusia 8 tahun itu, dengan menggunakan sepeda motor miliknya.

BACA JUGA: TRAGIS! Bocah Perempuan Masih Gunakan Kaos Kaki saat Dibunuh

Korban kemudian dibawa ke salah kebun sawit milik warga. Disitulah, pelaku memaksa membuka pakaian korban dan mencabulinya. Namun, pelaku panic karena korban terus menangis dan berteriak, sehingga sehingga pelaku menusuk korban dengan menggunakan pisau sehingga korban mengalami luka tusuk pada bagian leher dan perut yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Korban baru ditemukan oleh warga sekitar pukul 17.00 Wita dalam kondisi tak bernyawa lagi di semak-semak dlam posisi tertelungkup, dan tidak menggunakan selehelai pakaian pun, kecuali kaos kaki sekolah yang masih berpasang di kaki korban.

BACA JUGA: BREAKING NEWS: Diduga Terjadi Pencabulan dan Pembunuhan Anak Di Bawah Umur di Wasuponda

Saat ini, polisi sudah mengamankan pelaku yang diduga sebagai pelaku pencabulan dan pembunuhan bocah perempuan ini. Pelaku yang berinisal JS (25) ini langsung diamankan ke Mapolres Luwu Timur.

Tidak hanya pelaku yang diamankan, keluarga korban juga ikut diamankan oleh polisi, dalam rangka pengamanan karena keluarga korban yang tidak terima dan akan membakar rumah pelaku.

“Bahwa telah di lakukan penggalangan dan pengamanan terhadap rumah dan orang tua korban dan tersangka untuk menghindari adanya provokasi yang tidak bertanggung jawab yang dapat mengganggu kamtibmas,” ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Luwu Timur, IPTU Akbar Andi Malloroang.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi di desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, masih tetap aman dan kondusif.

Komentar