oleh

Ini Masalah Enam Anggota Polres Luwu Timur yang Dipecat Tidak Hormat

RADARLUWURAYA.com – Polres Luwu Timur pecat enam anggotanya secara tidak terhormat melalui sidang Pelanggaran Kode Etik Polisi Republik Indonesia (Polri).

Penerbitan Pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) tersebut dilakukan karna kesalahan 6 (enam) anggota Polri tersebut tidak bisa ditolerir.

“Sudah ada 6 kasus anggota polres luwu timur yang dikenakan hukuman PTDH karena prilakunya tidak disiplin dan kasus narkoba,”Kata Kapolres Luwu Timur , AKBP Leonardo Panji Wahyudi melalui Kasi Propam Polres Luwu Timur, Iptu Simon Siltu, Senin (4/3).

Untuk kasus Lama yang di proses , sebut Simon ada tiga orang yakni Aipda Adiat, kasus pelanggaran etika pencabulan anak dibawa umur yang sudah di PTDH, Brikpol Yonel selaku bandar narkoba yang di vonis 11 tahun 3 bulan kurungan badan dan Bripka Jafar di PTDH karna meninggalkan tugasnya selama 60 hari atau lebih dikenal dengan sebutan Desersi.

Sebelumnya diberitakan, di tahun 2019 ini Tiga anggota Polres Luwu Timur kembali berhentikan secara tidak hormat melalui sidang atas dugaan pelanggaran kode etik Polisi Republik Indonesia (Polri) yang di gelar pada Kamis 28 februari 2019 lalu.

BACA: Tiga Anggota Polres Luwu Timur Dipecat Secara Tidak Hormat

Ketiga anggota Polres Luwu Timur tersebut yakni Bripka Asri S Pd Nrp 81100214 (Ba Polres Luwu Timur), Brigpol Nurhadi Nrp 85031064 (Ba Bag Sumda Polres Luwu Timur), dan Bripda Agus Setiawan Nrp 95050535 ( Ba Polres Luwu Timur).

Informasi yang dihimpun, Berdasarkan hasil putusan sidang yang dibacakan langsung oleh Ketua Komisi, AKBP Sunardjo (Waka Polres Luwu Timur), ketiganya di rekomendasi untuk diberhentikan tidak dengan hormat (PTHD) dari Dinas Kepolisian.

Diketahui, ketiga Anggota Polres Luwu Timur ini diduga melanggar kode Etik Polri antara lain, Bripka Asri dan Bripda Agus setiawan secara berturut -turut tidak melaksankan kewajibanya sebagai Anggota Polri atau Desersi. Sementara Brigpol Nurhadi tersandung kasus Narkotika.

Setelah di jatuhkan hukuman PTDH , mereka (tiga Anggota Polri,red) mengajukan banding ke Polda Sul-sel. “ketiga terduga pelanggar tersebut saat ini mengajukan upaya hukum banding ke Polda Sul-sel,”ungkap Simon

Adapun perangkat sidang Komisi Kode Etik Polri Polres Luwu Timur terhadap ketiga terduga pelanggar adalah, Ketua Komisi selaku Ketua sidang AKBP Sunardjo (Waka Polres Luwu Timur), Wakil Ketua Komisi selaku anggota Kompol Muh Tanding S.Sos (Kabag Sumda Polres Luwu Timur), Anggota Komisi AKP Joddi Titalepta SE (Kasat Sabhara Polres Luwu Timur), Penuntut IPTU Simon Siltu SH (Kasi Propam Polres Luwu Timur), dan Penuntut AIPDA Rusman S.Sos (Baur Provos ).

Adapun selaku pendamping terduga pelanggar adalah, AKBP DR Sandiman SH ( Bidkum Polda Sulsel ) dan PEMBINA TK I Yunus SH,MH (Bidkum Polda Sulsel). (*)

Komentar