oleh

Jelang Pencoblosan, IPW Desak Kasat Brimob dan Kapolda Sultra Dicopot

RADARLUWURAYA.com – Indonesia Police Watch (IPW) mengecam aksi premanisme 40 oknum Brimob Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) yang menyerbu rumah warga.

“IPW mengecam keras aksi perusakan yang dilakukan 40 anggota Brimob tehadap rumah nenek Yudahusna di kota Kendari. Apapun alasannya aksi itu tidak bisa ditolerir,” tegas Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam keteranganya.

Neta mengatakan, seharusnya Polri sebagai aparat keamanan menjaga kondusivitas menjelang Pemilihan Presiden 17 April 2019 nanti.

Aksi premanisme itu menunjukkan puluhan anggota Brimob yang terlibat perusakan rumah nenek Yudahusna tidak bisa mengendalikan diri.

“Padahal menjelang Pilpes 2019, Polri selalu mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan agar kamtibmas menjelang Pilpres 2019 kondusif,” ujarnya.

IPW mendesak 40 anggota Brimob pelaku perusakan ditindak tegas. Selain itu, Kasat Brimob Polda Sultra dan Kapolda Sultra harus segera dicopot dari jabatannya karena tidak bisa mengendalikan anak buahnya di lapangan.

“Amuk 40 Brimob itu menunjukkan Kasat Brimob dan Kapolda Sultra tidak punya wibawa dan tidak bisa mengendalikan anak buahnya, hingga tanpa rasa salah nekat mengamuk membuat ketakutan masyarakat menjelang Pilpres 2019,” tegas dia. (RadarLuwuRaya/Rmol)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *