oleh

Jelang Pilkades Serentak, Inspektorat Diminta Tidak Gegabah

RADARLUWURAYA.com, Luwu – Usai pagelaran pemilu 17 April 2019 beberapa waktu lalu. Beberapa desa khususnya di Kabupaten Luwu akan menghadapi tahan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

Berdasarkan data yang di lansir oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Luwu, Tahun 2019 ini Kurang lebih ada 105 desa yang akan mengikuti pilkades serentak, tentu hal ini harus mendapat perhatian khusus oleh pemerintah maupun masyarakat.

Menangapi hal tersebut, salah seorang aktivis Luwu, Arifin Zainuddin Lailah meminta pihak Inspektorat untuk tidak gegabah dalam memberikan rekomendasi kepada para Calon Kepala Desa (Calkades) incumbent, yang pada masa jabatannya melakukan penyalahgunaan anggaran.

Menururutnya, Calkades nantinya harus benar-benar bersih, demi kesejahteraan masyarakat yang akan dipimpinnya setelah menjabat nantinya.

“Kepada Inspektorat, sebagai tim audit independen, supaya tidak asal mengeluarkan surat rekomendasi kepada calon Kepala Desa (Kades) dari Incumbent,” katanya dalam rilis yang diterima Radarluwuraya.com, Kamis (30/05/2019).

“Dan setiap rekomendasi yang diberikan, yang bersangkutan benar-benar bersih dan tidak menyalahgunakan anggaran semasa menjabat sebagai Kades,” sambung pria yang akrab disapa Ipink ini.

Selain itu, dirinya juga berharap agar pesta demokrasi ditingkat tersebut, bisa berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kami selaku pemuda berharap, agar perhelatan tersebut dapat berjalan sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelas Ipink

Lebih jauh, Arifin mengatakan jika suksesnya momentum pilkades serentak ini, tentu tidak terlepas dari kerjasama semua pihak.

“Oleh sebab itu partisipasi masyarakat dalam mengawal proses atau tahapan pilkades ini sangat penting, dengan tetap memperhatikan seluruh aspek persyaratan yang bersifat administratif maupun yang sifatnya teknis,” pungkasnya. (Rif)

Komentar