oleh

Judas Amir: PNS Dilarang Pakai Gas Elpiji Subsidi

RADARLUWURAYA.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo melalui Dinas Perdagangan dan Pertamina Palopo menggelar sosialisasi Elpiji 3 Kg bersubsidi serta proyek perubahan sistem pengawasan terintegrasi di Aula Kantor Wali Kota Palopo, Sabtu (13/4).

Kepala Dinas Perdagangan Kota Palopo, Zulkifly Halid mengatakan, sosialisasi ini merupakan sosialisasi yang pertama di lakukan kepada para pangkalan dan agen elpiji yang ada di Kota Palopo.

“Sosialisasi ini dilakukan karena masih banyak yang belum memahami tentang mendistributorkan elpiji. Karena itu, dengan dilakukannya sosialisasi ini kiranya para pangkalan dan agen memahami soal pendistribusian elpiji 3 Kg dan kedepannya tidak ada lagi dikenakan sanksi akibat kecurangan yang di lakukan,” kata Zulkifly.

 

BACA: 

Mulai Besok, Bawaslu Palopo Minta Iklan Dicabut

 

Distribusi LPG 3 kg merupakan program pemerintah yang memang harus diawasi agar LPG 3 kg ini di distribusikan sesuai sasaran.

“Kurang lebih 500 pangkalan dari 5 agen di Kota Palopo yang mendistribusikan tabung setiap harinya. Jumlah tabung yang di distributorkan tiap harinya sesuai dengan kebutuhan, kecuali apabila ada kegiatan tertentu atau hari besar maka kami akan tambah 10-15%, jadi tidak masuk akal kalau elpiji di Kota Palopo akan langka,” ujar Zulkifly.

Inproyek yang, lanjut Zulkifly, kami susun agar tidak ada penyelewengan elpiji keluar Kota Palopo. Seperti beberapa kasus yang kita tangani, ada yang menyelewengkan tabung gas elpiji hingga ke Sulawesi Tengah karena memang harga tabung di sini sangat murah yaitu seharga 16.500.

 

SIMAK: 

Video: TNI-Polri Gelar Karya Bhakti Jelang Paskah dan Bulan Suci Ramadhan 

 

Ia berharap dengan adanya sosialisasi ini dapat dimanfaatkan oleh suluruh peserta diskusi dan apa yang diharapkan dapat tecapai.

Sementara itu, Ketua Iswana Migas, Rahmat Kasim mengharapkan sosialisasi ini dapat menjadi acuan bagi kabupaten lain. Menurutnya, di sosialisasi ini kita dapat mengerti sistem-sistem dan permasalahan yang yang terjadi di pangkalan dan agen agar apa yang kita harapan dapat tercapai.

Wali Kota Palopo, HM Judas Amir mengatakan, tugas pemerintah adalah mengatasi, mengantisipasi masalah yang terjadi di masyarakat.

 

BACA: 

996 Linmas Di Palopo Ikuti Bimtek, Ini Pesan Kapolres Palopo

 

Judas juga mengatakan, bagi pegawai negeri sipil (PNS) tidak lagi boleh menggunakan gas elpiji 3 Kg.

“Penjual gas elpiji 3 Kg, jangan ki kasi apabila ada PNS yang mau membeli gas elpiji 3 Kg,” ungkap Judas.

Judas Amir meminta kepada Kepala Dinas Perdangan Kota Palopo agar membuat surat larangan bagi setiap pangkalan agar tidak menjual gas elpiji 3 Kg ke PNS. (hms)

 

BACA: 

Husler Serahkan Insentif ke 191 Pendidik Keagamaan

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *