oleh

Kapolres Luwu Timur Mengaku Banyak Tantangan Selama Pengamanan Pemilu

RADARLUWURAYA.com – Menjelang pencoblosan 17 April 2019 nanti, Polres Luwu Timur makin masif lakukan pengamanan dalam sejumlah tahapan Pemilu dan Pilpres 2019 di wilayah hukumnya.

Pengamanan itu mulai dari pengamanan kampanye Paslon, pengawalan iring-iringan massa, hingga pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Demikian diungkapkan Kapolres Luwu Timur, AKBP Leonardo Panji Wahyudi S IK kepada RadarLuwuRaya.com, Senin (8/4).

“TNI dan Polri siap mengamankan pelaksanaan pesta demokrasi yang akan menentukan pemimpin Indonesia dan wakil rakyat selama lima tahun ke depan,” tegas Leonardo.

Diakuinya, kegiatan pengamanan di Luwu Timur memiliki tantangan yang unik dan merupakan tantangan yang tidak ringan bagi personil kepolisian setempat.

Pasalnya, lokasi pengaman yang harus di lalui anggota Personil Polres Luwu Timur harus menggunakan kendaraan off road seperti yang ada di sejumlah pelosok desa seperti di wilayah mahalona, Kecatan Towoti.

Selain itu diungkapkanya, ada juga wilayah yang harus menggunakan kendaraan motor trail. Hal ini karena letak lokasi wilayahnya yang ada di atas pengunungan.

Bahkan sampai ke daerah yang hanya bisa di tempuh hanya menggunakan perahu, lantaran letaknya berada di seberang danau seperti di Desa Matano, termasuk beberapa wilayah di Kabupaten Luwu Timur yang memiliki keterbatasan akses untuk mencapai wilayah tersebut.

Untuk itu, Kapolres Luwu timur mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) selama tahapan pemilu dan Pilpres 2019 di kabupaten Luwu Timur.

“Karena situasi keamanan yang ada di Luwu timur tentunya bisa terjaga berkat kerjasama seluruh elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Luwu Timur,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Kapolres Luwu Timur juga menghimbau agar masyarakat menggunakan hak pilihnya pada tanggal 17 April di TPS yang telah di tentukan. (*)

Komentar