oleh

Kasus Novel, Amnesty Internasional Desak Ungkap Aktor Intelektual Sampai Tuntas

RADARLUWURAYA.com — Amnesty Internasional Indonesia mendesak pihak kepolisian untuk melanjutkan pengusutan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Dalam pertemuan dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy. tragedi 21-22 Mei. Mereka turut membawa kasus Novel Baswedan yang dimasukkan ke dalam sembilan agenda penuntasan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

“Agenda pertama itu adalah perlindungan pembela HAM, yang ada di dalam dokumen yang diserahkan juga di dalam pembicaraan di sana. Juga kami sampaikan kasus Novel Baswedan,” ujar Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Selasa (9/7).

Irjen Gatot, kata Usman, menjelaskan bahwa kasus Novel masih dalam tahap pengusutan dan belum berhenti.

Mendengar jawaban itu, Amnesty Internasional mendesak pihak kepolisian  segera mengungkapkan pelaku, serta aktor intelektual yang menyebabkan mata kiri Novel tidak berfungsi.

“Dilanjutkan pengusutannya sampai pelakunya ditemukan, termasuk aktor intelektual ditemukan,” pungkasnya. (Rmol/RadarLuwuRaya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *