oleh

Kasus Penganiayaan Tertinggi di Polres Palopo, Ini Penyebabnya…

RADARLUWURAYA.com – Sepanjang tiga bulan terakhir, kasus penganiayaan mendominasi angka kasus kriminal yang diterima Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resort (Polres) Kota Palopo.

Bahkan kasus penganiayaan cenderung meningkat selama tiga bulan terakhir di Kota Idaman Palopo. Demikian diungkapkan Kepala Satuan Reskrim Polres Palopo, AKP. Ardy Yusuf kepada radarluwuraya.com saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis, (30/08/18).

BACA JUGA : Adu Tangkas di Islamic Center, Fisik dan Stamina Petugas Damkar Palopo Diuji

“Yang paling banyak laporannya kami terima, dan kami proses adalah kasus dugaan penganiayaa. Pidana penganiayaan itu sendiri diatur dalam Pasal 351 Kitab ayat 1 Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP),” kata AKP Ardy Yusuf.

Meski mengetahui jika angka kasus penganiayaan yang cukup tinggi di Kota Palopo selama tiga bulan terakhir, namun ia enggan membeberkan secara rinci berapa kasus penganiayan sejak Juni-Agustus.

BACA JUGA : Warga Bisa Akses Langsung Bareskrim Polri.. Ini Jalurnya…

”Terkait dengan kasus penganiayaan di Palopo, berkasnya sementara dalam proses perampungan. Ada juga yang sedang kita proses penanganannya. Kami juga tentu selalu siap mengayomi dan memberi edukasi untuk para pelaku kriminal,” ungkapnya.

Kasat Reskrim juga mengungkapkan jika tingginya kasus penganiayaan disebabkan oleh pengaruh lingkungan sosial, bebasnya penjualan miras, dan mudahnya masyarakat mengkonsumsi miras, yang menurutnya menjadi pemicu terjadinya kasus-kasus penganiayaan.

BACA JUGA : THM Buka Kembali, Ini Tanggapan Aktivis HMI…

”Ini menjadi tantangan buat kami untuk menangani serta memperketat proses pengamanan di Kota Palopo. Karena tugas kami bagaimana menciptakan suasana kondusif tentram dan aman di wilayah hukum Kota Palopo,” ujarnya. (angga)

Komentar