oleh

Kawal Kesiapan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat, Lokakarya Bentuk Tim Tepadu

RADARLUWURAYA.com – Sosialisasi dan dialog diskusi Lokakarya dalam rangka kesiapan pengakuan dan perlindungan masyarakat adat pasca penetapan perda masyarakat Kabupaten Luwu digeler di Aula Hotel Belia Belopa, Kabupaten Luwu, Senin (18/2).

Agenda Tersebut terlaksana atas inisiasi Perkumpulan Wallacea dan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Tana Luwu, bekerja sama dengan Badan Registrasi Wilayah Adat (BRWA) Perkumpulan HuMa Jakarta.

Hasil diskusi dari pertemuan tersebut terbentuknya tim kerjasama yang terdiri dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu, pemerintah Kecamatan hingga Desa, Perkumpulan Wallacea, AMAN Tana Luwu dan beberapa NGO lainnya.

“Tim ini akan bekerjasama Mendorong terbentuknya Peraturan Bupati untuk Tekhnis Identifikasi,Verifikasi dan Pengakuan Masyarakat Adat di Kabupaten Luwu.” Jelas Divisi Pembaruan Agraria Wallacea, Hamsaluddin yang akrab di sapa Anca

Tidak hanya itu Lanjut Anca, tim ini nantinya juga akan mengawal percepatan data sosial di Kabupaten Luwu.

“Selain fungsi yang tadi tim ini juga akan melakukan persiapan data sosial.” bebernya.(AcoNasir)

Komentar