oleh

Kemarau Panjang, Stok Air Baku PDAM Palopo Turun Hingga 75 Persen

Musim kemarau panjang yang melanda sejumlah sejumlah daerah di Sulawesi Selatan, mulai berdampak pada ketersediaaan air bersih. Termasuk di Kota Palopo, ketersediaan air bersih di Kota Palopo juga mulai menipis dampak dari kemarau panjang tersebut.

Direktur Perusahaan Air Minum Tirta Mangkaluku (PAM TM) Daerah Kota Palopo, M Yasir mengatakan penurunan ketersediaan terjadi di sejumlah titik air baku yang menyuplai ke Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) milik Pam TM.

Tingkat penuruan air baku terparah terjadi di Sungai Magandang yang menyuplai air untuk Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) 2 Magandang, yang mengalami penurunan hingga 75 persen, disusul dengan Sungai Mangkaluku yang menyuplai IPAM 1 Abdul Madjid yang penurunannya mencapai 70 persen.

Penurunan sebesar 60 persen juga terjadi di Sungai Latuppa, Bambalu, dan Batu Papan yang menyuplai air ke IPAM 1 Abdul Madjid, IPAM 4 Mungkajang, IPAM 3 Battang, dan IPAM 5 Batu.

“Penurunan stok air baku akibat kemarau panjang ini memang cukup parah, sehingga konsumen PAM TM Kota Palopo diharapkan bijak dalam menggunakan air bersih,” ujar Yasir.

Selain itu, PAM TM juga telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi guna menghindari terjadinya krisis air bersih di lingkungan masyarakat, salah satunya yaitu dengan mendistribusikan air bersih melalui armada tanki ke daerah-daerah yang kekurangan air bersih.

Komentar