oleh

Ketua PN Malili Janji Laporkan Hakimnya ke MA, Bila…

RADARLUWURAYA.com – Buntut dari Aksi Demostrasi peringatan Hari Anti Korupsi sedunia, Minggu (9/12) akhir pekan lalu, Organisasi Kemasyarakatan Pemudaan (OKP) Luwu Timur Dengan tuntutan membongkar adanya dugaan kasus suap sengketa tanah oleh oknum Hakim Pengadilan Negeri Luwu Timur.

Dengan hal itu, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Malili Khairul S.H,. M.H akan melaporkan Hakim PN Malili ke Mahkama Agung ketika terindikasi melakukan tindak Pidana Suap Sengketa Tanah.

“Kami tidak anti kritik bahkan kami sangat menerima masukan, sepanjang itu masukan bukan tuduhan yang mengarah ke fitnah atau pencemaran institusi karena tidak dilengkapi bukti,” jelasnya kepada Radarluwuraya.com via whatshapp, Kamis (13/12), malam.

“Hakim dan pengadilan adalah marwah penegakan hukum dan membangun integritas agar lembaga kami terjaga marwahnya sebagai tempat pencari keadilan,” tulisnya.

Diakuinya, sejak Januari 2016 lalu mulai bertugas sebagai Ketua PN Malili, tidak pernah menerima pengaduan atas tindakan hakim yang dianggap melanggar hukum ataupun diduga melakukan tindak pidana.

“Jangan tuduhkan kepada hakim tanpa didasari bukti yang mengarah fitnah atau menurunkan wibawa PN Malili yang sekarang terkenal dalam menjatuhkan hukuman tidak pandang bulu. Terbukti kasus kolor ijo, kasus narkotika dan kasus lainnya,” imbuhnya.

Untuk itu, Kepala PN Mali meminta kepada siapapun, termasuk dari pihak OKP yang menggelar aksi damai peringatan Hari anti Korupsi se Dunia akhir pekan lalu untuk membukakan data terkait tuduhan kepada hakim PN Malili.

“Kalau memang ada hakim PN Malili terindikasi melakukan tindak pidana. Saya sebagai Ketua PN Malili akan menindakinya dengan melaporkan kepada ketua Mahkamah Agung agar dijatuhi sanksi,” tandasnya. (john)

Komentar