oleh

Kinerja KPU Palopo Dan Lutim, Dinilai Lamban Tangani Pemilu

RADARLUWURAYA.com – Kinerja petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo dan Luwu Timur (Lutim), dalam menyelenggarakan Pemilihan Umum (Pemilu) mendapat sorotan dari sejumlah masyarakat.

Seperti yang terjadi di Palopo misalnya, warga yang berada di Kompleks Perumahan Devita Garden, Kelurahan Benteng, Kota Palopo, banyak yang terlambat mendapatkan surat panggilan memilih C6.

sudah hampir pukul 08.00 Wita, namun

“Sudah hampir pukul 08.00 Wita, namun di Kompleks Perumahan Devita Garden, Kelurahan Benteng, masih banyak belum dapat C6,” ujar seorang warga, Ary, kepada Radarluwuraya.com, Rabu (17/04) kemarin.

Sementara di daerah Balandai, Ketua RT 2 RW 3, Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara, Kota Palopo, Bambang, mengatakan, proses pemungutan suara di TPS 6 memang agak lambat dimulai.

“Baru dimulai sekitar pukul 08.30 Wita, karena logistik baru datang tadi pagi, dan proses administrasi agak lama, mungkin karena petugasnya masih baru,” kata Bambang.

Kejadian serupa, juga terjadi di Kabupaten Luwu Timur. Beberapa masyarakat tidak dapat menyalurkan hak pilihnya karena tidak mendapat C6.

“Panitia KPU juga kurang melakukan Sosialisasi, dan tidak adanya pendataan ulang yang dilakukan sebelum pemilu, beberapa DPT yang lama yang seharusnya terdaftar justru pemilu kali ini sebaliknya tidak dapat panggilan,” kata Ketua MAWIL FPI LPI Luwu Raya, Abd Rauf La Dewang.

Bahkan, lanjutnya lagi, ada sebagian warga wajib pilih yg telah mendapatkan C6 namun kondisinya dalam keadaan sakit dan tua rentah namun kinerja panitia kurang untuk mendatangi wajib pilih yg sakit sehingga Hak untuk menyalurkan hak pilihnya jadi hilang.

“Di lain TPS bahkan ada yg tidak dapat C6 lalu melapor namun bukannya diberikan solusi daftar tambahan tapi disampaikan kalau gak ada panggilannya golput saja, padahal pemerintah saat ini getol-getolnya mensosialisasikan warga wajib pilih jangan Golput,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak KPU Palopo dan Lutim terkait, sorotan yang dilontarkan masyarakat tersebut. (Niki/Hat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *