oleh

Kisruh dengan Manajemen, Striker Asing PSM Ogah Latihan Selama 4 Hari

RADARLUWURAYA.com – Penyerang asing PSM Makassar, Alessandro Ferreira Leonardo, belakangan menjadi sorotan. Pemain yang akrab disapa Sandro ini disebut-sebut terlibat kisruh dengan manajemen klub.

Buntutnya, pemain berpaspor Hongkong ini empat hari mangkir latihan. Pada latihan Senin (27/8) lalu, Sandro pertama kali absen. Dia diketahui saat itu masih berada di Singapura untuk menyelesaikan visa kerjanya.

Pada Rabu (29/8) lalu, Sandro telah kembali menginjakan kaki di Makassar. Namun karena persoalan pribadinya dengan internal manajemen PSM, dia tetap absen mengikuti latihan. Terakhir pada Sabtu (1/9), penyerang kelahiran Brasil itu juga tak menampakkan diri untuk menjalani latihan bersama tim di Stadion Andi Mattalatta.

Berdasarkan informasi, Sandro masih akan menyelesaikan persoalannya dengan manajemen klub, sebelum kembali berlatih. Hal itu dibenarkan pelatih Robert Rene Alberts. Pelatih asal Belanda itu mengatakan Sandro belum bersedia menjalani latihan andai urusannya dengan pihak klub belum rampung.

Sandro bahkan menegaskan dirinya harus menemui langsung CEO Munafri Arifuddin.

“Sandro mau bertemu Pak Appi. Sandro tidak mau latihan, jadi saya tidak tahu. Mungkin saja dia ke gym di apartemennya. Dia menolak latihan sampai bisa ketemu Pak Appi,” terang Robert Alberts di Makassar, Minggu (2/8).

Belum diketahui jelas apa masalah mendasar Sandro menolak menjalani latihan sebelum menemui langsung petinggi PSM. Informasi dari sumber lain menyebut, Sandro kecewa dengan sikap dan janji manajemen yang bakal mengurus izin kerjanya di Indonesia.

Sebagai seorang profesional, Sandro kemudian menuntut hal tersebut. Eks pemain Kitche FC itu bakan sempat menuangkan kekesalannya melalui akun media sosial pribadinya. Substansinya, seputar persoalan dirinya dan manajemen.

“Kami semua berharap segala sesuatunya berjalan baik dan lancar serta selesai tepat waktu. Tentu menunggu kehadiran Pak Appi, karena hanya dia yang punya otoritas,” pungkas Robert Alberts.(jpnn/tiara)

Komentar