oleh

Klaim Jalan Desa 191.600 Km Diduga Tidak Akurat

RADARLUWURAYA.com – Infografis capaian dana desa tahun 2015 sampai 2018 yang disebarkan Menteri Desa dan PDTT Eko Putro Sanjoyo diduga tidak akurat.

“Taukah anda bahwa selama 4 tahun terakhir ini desa mampu membangun infrastruktur dalam skala yg sangat masif yg tidak pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Indonesia? Apa saja itu, lihat tabel berikut,” kata dia di akun Twitter @EkoSandjojo pada 17 Februari lalu.

Di media sosial, postingan Menteri Desa yang disertai infografis capaian dana desa tahun 2015-2018 itu ramai diperbincangkan dan tidak sedikit yang mengkritisi.

Capain jalan desa sepanjang 191.600 kilometer (Km) yang ada dalam infografis dinilai tidak masuk akal.

Pemilik akun @dulatips membuat silamulasi jalan desa sepanjang 191.600 Km yang tidak masuk akal tersebut.

“Mari bos @EkoSandjojo kita bikin simulasi kecil: Dgn asumsi pembangunan jalan digotong royong oleh warga, pembangunan jalan desa seharga 100jt/Km (sangat minim). Maka biaya yg dibutuhkan utk bangun 191.600 Km senilai 191 Triliun. Total dana desa aja gak sampe segitu.. Impossible!” kata dia.

Dijelaskan, tidak mungkin cukup membangun jalan 1 Km dengan biaya Rp 100 juta.

Total dana desa yang telah digelontorkan senilai Rp 180 triliun tidak masuk akal bisa membangun jalan desa sepanjang 191.600 Km. Sementara dana desa tidak cuma untuk jalan.

“Ayo dijawab, bos (Menteri Desa)! Kami rakyat akal sehat bertanya,” tulis pemilik akun @dulatips.

“Ayo keluarin data rincinya. Kementerian gak pantes kluarin infograpis kecuali kementrian itu cm selevel buzzer. @EkoSandjojo,” tambahnya. (RadarLuwuRaya/Rmol)

Komentar