oleh

Kompol Arsyad Punya Kisah Saat Jadi Kapolsek Wara, Begini Ceritanya

RADARLUWURAYA.com – Kompol Arsyad Kaonga pamit. Perwira bunga satu di pundak ini menyerahkan jabatan Kapolsek Wara ke AKP Marthen.

Dia kini ditugaskan di Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) sebagai Kanit 1 Krimum.

Sebelum meninggalkan Polres Palopo, Kompol Arsyad membagi kisahnya saat masih bertugas di Polres Palopo. Cerita yang satu ini mungkin sangat berkesan sehingga sulit dilupakannya.

“Akhir tahun 2017 lalu, saya mendapat laporan. Warga menemukan mayat di pinggir jalan di Km 4 di Kecamatan Wara Barat,” kata Kompol Arsyad.

Setelah divisum, ternyata warga itu meninggal akibat sakit. “Tak ada keluarga juga tak ada identitas yang kami temukan,” tambahnya.

Lantaran tak ada identitas, Kompol Arsyad bingung. “Jelas saya bingung, warga yang meninggal ini mau dikuburkan secara apa, muslim atau non muslim,” terangnya.

Setelah koordinasi dengan jajarannya, Kompol Arsyad mengambil inisiatif. Dia akhirnya menguburkan warga yang meninggal itu secara Islam.

“45 hari kemudian, keluarganya datang. Ternyata dari Toraja. Saya langsung minta maaf dan menjelaskan kepadanya bahwa keluarganya yang meninggal itu, dikebumikan secara Islam,” ucapnya.

Untungnya, pihak keluarga almarhum tidak keberatan. Bahkan, keluarga almarhum berterima kasih karena telah menguburkan keluarganya secara agama.

Selain Kompol Arsyad, Kompol Abidin dan AKP Sri Toto juga pamit. Menurut keterangan mereka, hari ini ketiganya sudah meninggalkan Kota Palopo.

Kompol Abidin dimutasi ke Polda Sulsel sebagai Kasubag BBMP Biro Sarpras Polda Sulsel. Sebelumnya, Kompol Abidin menjabat sebagai Kabag Ops Polres Palopo.

Sementara itu, AKP Sri Toto akan menjabat sebagai Kanit 1 Subdib Dikyasa Dirlantas Polda Sulsel. Mantan Kasat Lantas Polres Palopo ini berpesan kepada penggantinya agar cepat bersinergi dengan personil Polres Palopo.(*)

Komentar