oleh

KPU Lutra tak Permasalahkan Kotak Suara Berbahan Kardus

RADARLUWURAYA.com – Kotak dan bilik suara di Pemilu 2019 akan berbeda dari pemilu-pemilu sebelumnya. Bila selama ini berbahan dasar alumunium, pada pemilu mendatang menggunakan kardus tebal. Bahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjamin kekuatan kotak suara dari kardus sama dengan alumunium.

Di Media sosial saat ini diramaikan oleh bahasan tentang kotak suara untuk Pemilu 2019. Bahan kotak suara yang terbuat dari ‘kardus’ tersebut memancing kekhawatiran netizen akan keamanan data di dalamnya.

Bukan hanya soal keamanan, segi anggaran juga tak lepas dari tanda tanya netizen. Disebut-sebut bahan ‘kardus’ itu bisa menimbulkan adanya kecurangan.

Ketua KPU Pusat, Arief Budiman mengatakan kotak suara jenis ini bukan pertama kali dipakai. Ditegaskan bahwa ‘kardus’ yang dipakai merupakan bahan karton kedap air dan pernah dipakai pada pemilu lima tahun lalu.

“Kita sudah pakai kotak pakai karton kedap air lima tahun lalu. Dulu sebagian, terakhir sudah semua setiap ada pemilu pakai itu,” kata Ketua KPU Arief Budiman di kantornya, Jumat (14/12/2018).

“Itu sudah digunakan sejak pemilu yang lalu kok, untuk digunakan sebagai logistik pemilu dia sudah memenuhi syarat,” sambungnya.

Penggunaan bahan ‘kardus’ ini diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 15 Tahun 2018. Jenis ‘kardus’ dipilih, selain karena memenuhi syarat, lantaran harga yang lebih murah.

“Menghemat biaya penyimpanan, menghemat biaya produksi, distribusi, banyak penghematannya,” ucap Arief.

Menanggapi hal ini, Ketua KPU Luwu Utara, Syamsul Bahri mengaku, tak mempermasalahkan hal itu, karena kotak suara yang disebut berbahan dasar kardus adalah program Nasional.

“Kardus itu ada transparansi, khusus daerah pegunungan akan dibuat ketika sudah tiba dilokasi,” katanya, Sabtu (15/12).

Selain itu, pihaknya menghimbau penyelenggara baik dari KPU, PPK PPS kiranya tetap netral dan menjaga integritas.

“Laksanakan semua sesuai dengan norma dan aturan yang ada,” tandasnya.

Berikut bunyi Pasal di PKPU Nomor 15 Tahun 2018 yang mengatur tentang Norma, Standar, Prosedur Kebutuhan Pengadaan dan Pendistribusian Perlengkapan Penyelenggaraan Pemilihan Umum:

Pasal 7
(1) Kotak suara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (1) terbuat dari bahan karton kedap air yang pada satu sisinya bersifat transparan.

(2) Kotak suara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (1) merupakan barang habis pakai.

3) Kotak suara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berbentuk kotak yang kokoh pada setiap sisinya, dengan ukuran panjang 40 (empat puluh) sentimeter, lebar 40 (empat puluh) sentimeter, dan tinggi 60 (enam puluh) sentimeter.

(4) Kotak suara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berwarna putih.

(5) Ukuran dan bahan kotak suara yang digunakan dalam pemungutan suara bagi Warga Negara Republik Indonesia di luar negeri disesuaikan dengan kondisi setempat di luar negeri.

(6) Ketentuan lebih lanjut mengenai bentuk, ukuran, dan spesifikasi teknis kotak suara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (1) ditetapkan dengan Keputusan KPU. (herman)

Komentar