oleh

KPU Sebut Quick Count Bukan Hasil Akhir Pemilu

RADARLUWURAYA.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, mengatakan hasil hitung cepat (quick count bukanlah hasil resmi Pemilu 2019. Hitung cepat dan exit poll hanya sebatas informasi yang beredar di masyarakat.

“Jadikan itu (quick count) sebuah referensi. Jadikan itu sebagai sebuah informasi,” ujar Arief Budiman, Rabu (17/4).

Dia menjelaskan, KPU hanya melakukan real count Pemilu 2019, berdasarkan data dari tingkat TPS yang dihitung dan direkap secara berjenjang sampai tingkat nasional.

“KPU ini kan enggak bikin quick count. KPU itu mengerjakan pemilu ini real count. Nanti merujuk saja hasil yang diungkapkan KPU. Hasil resminya kapan, berapa hasil resminya, ya, nanti nunggu ketika menetapkan hasilnya,” tegas Arief.

Sebelumnya, Arief mengatakan pihaknya menetapkan hasil pemilu 2019 secara nasional paling lama 35 hari pasca pemungutan suara, Rabu (17/4).

Dengan demikian, hasil resmi Pemilu 2019 baru bisa diketahui paling lama pada 22 Mei 2019. (RadarLuwuRaya/Rmol)

Komentar