oleh

KPU Tetap Lanjutkan Tes di Tirobali

MASAMBA, RADARLUWURAYA.com- Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu Luwu Utara akhirnya menyepakati untuk melanjutkan proses seleksi petugas PPS di semua kecamatan yang ada di Lutra. Termasuk lima pendaftar dari Desa Tirobali, Seko, yang tak hadir tes tertulis.

Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi yang dihadiri Ketua KPU Lutra, Syamsul Bahri, Divisi Parmas dan SDM KPU Lutra, Rahmat Djihad, Divisi Hukum dam Pengawasan KPU Syabil, Ketua Bawaslu Lutra, Muhajir, komisioner Bawaslu Ibrhaim Umar, Sriwati Sukma Deningsi. Dalam rakor itu juga diputuskan bahwa pelaksanaan tes dipusatkan di masing-masing kecamatan.

Ke lima pendaftar dari Desa Tirobali yang tidak ikut seleksi tertulis adalah, Yusuf Fibuing, Aldi M Tandi, Firdaus Amir Paluru, Indra Yerobelun, dan Yeheskiel, akan tetap diikutkan tes tertulis seperti yang dijalani semua peserta calon PPS lainnya. “Alasan merek atidak mengikuti tes tertulis lalu, lantaran kondisi cuaca yang tidak memungkinkan mereka hadir serta biaya transportasi yang sangat mahal,” ujar Ketua KPU Lutra.

Pelaksanaan tes tersebut, akan dilaksanakan pada 13 Maret mendatang dan akan dilaksanakan di ibukota kecamatan Seko. “Proses seleksi PPS sudah memasuki tahap persiapan wawancara yang dijadwalkan tanggal 11-13, dan khusus Kecamatan daerah pegunungan Seko, Rampi dan Limbong kami jadwalkan 13 Maret 2020.,” ujar Syamsul lagi.

Menurutnya, khusus Desa Tirobali, ada enam calon yang sudah bersyarat dan sudah memenuhui dua kali kebutuhan atau kuota, tapi hanya 1 yang ikut seleksi tertulis atas nama Naftali
.
“Jadi khusus desa Tirobali Kecamatan Seko ada 6 (enam) calon yang sudah bersyarat, tetapi 5 (lima) orang yang tidak ikut ujian tertulus, dan mereka tetap akan diikutkan pada tes lanjutan mendatang,” terangnya.

Syamsul mengatakan, berdasarkan surat KPU RI nomor 153 tertanggal 20 Pebruari 2020 perihal arahan tindaklanjut terhadap potensi masalah dalam pembentukan PPK, PPS, PPDP dan KPPS dalam pemilihan kepala daerah. Maka pihaknya juga meminta petunjuk dan koordinasi dengan pihak Bawaslu.

Sesuai hasil koordinasi dengan Bawaslu, KPU akan melakukan tes tertulis kepada calon PPS tersebut pada tanggal 13 Maret 2020, pada saat KPU akan melakukan tes wawancara kepada calon yang dinyatakan lulus tertertulis. “Jadi mereka akan kita perlakukan sama dengan peserta yang lain diberikan soal sebanyak 50 dengan rincian pilihan ganda 35 benar salah 15 dan selanjutnya mereka akan kita tes wawancara untuk menguji tentang kepemiluan dan integritas sebagai penyelenggara,” tutur Syamsul. (rls/rlr)

Komentar