oleh

Kripik Tertatih-Tatih, Kripik Kekinian Inovasi Mahasiswa UNCP Palopo

RADARLUWURAYA.com- Riswan mahasiswa jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaaran. dari Universitas Cokroaminoto Palopo memperkenalkan kreatifitas yang di tuangkan dalam bentuk jajanan, yaitu kripik Tertatih-Tatih.

Begitulah nama yang di berikan untuk kripik tersebut, Riswan menjelaskan nama tersebut terinspirasi dari Dosen yang sering mengatakan tertatih-tatih nama tersebut menarik perhatian berbagai pihak. Selain rasanya yang gurih, juga namanya yang terkesan unik.

“Nama tersebut saya berikan karena terinspirasi dari dosen saya yang sering mengatakan tertatih-tatih, selain menarik perhatian soal rasa tidak kalah saing,” kata Riswan, Rabu (7/11/2018).

Makanan ringan yang terbuat dari bahan utama ubi dan pisang tersebut kemudian olah menjadi kripik dengan tambahan bumbu penyedap seperti balado. Kreatifitas tersebut di picu saat Riswan dan teman-temanya menggelar kegiatan berupa lomba puisi dan lomba debat se-kota Palopo

“Jadi kami mengadakan penggalangan dana berupa menjajakan cemilan kepada konsumen dan hasil dari penjualan tersebut akan kami buat sebuah kegiatan di bulan Desember mendatang,” ujar Riswan

Sementara itu, Wiwi produsen kripik Tertatih-Tatih mengatakan, Pada tanggal 1 November yang lalu cemilan tersebut telah ramai di tawarkan kepada teman-teman Mahasiwa. Tidak hanya sampai di situ saja kami memberikan kemudahan dalam memperoleh jajanan laris tersebut yakni dengan melakukan pesan antar di lingkup wilayah kota Palopo.

“Kalau mau jajan tapi tidak ada waktu keluar rumah, bisa langsung hubungi kami di nomor 085146189220 dengan Instagram @keripik_tertatih_tatih, setelahnya akan segera di antarkan ke tempat tujuan,” tandas Wiwi.

Banyak diantara mahasiwa yang menyukai keripik tersebut dan memberikan support kepada Riswan selaku ketua dalam kreatifitas jajanan ini untuk terus mengembangkan bisnisnya.

“Kalo bisa harus terus dilanjutkan, buatlah bisnis berkelanjutan untuk mendapatkan hasil yang memuaskan dan juga menambah uang saku sebagai mahasiwa yang banyak keperluan,” ucap Meti pelanggan kripik Tertatih-Tatih. (Misra)

Komentar