oleh

Kritik Terhadap Pemerintahan, Rocky Gerung Dinilai Berlebihan

RADARLUWURAYA.com – Kritik yang dilontarkan Rocky Gerung terhadap pemerintah menuai kritik balik dari kalangan yang bergelut dengan dunia filsafat. Kritik Rocky dinilai berlebihan.

Dosen Filsafat Universitas Katolik Widya Mandala, Reza Wattimena mengaku telah melakukan riset kecil dengan mengamati tulisan-tulisan Rocky. Baginya tidak ada masalah lantaran tulisan Rocky merupakan filsafat politik.

“Tapi kalau kita telaah lebih dekat dengan verifikasi, kita cek ternyata tidak separah itu, yang dipertontonkan bagaimana dia bisa menjadi hiperkritis, over critical terhadap sesuatu,” kata Reza di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (1/3).

Dalam dunia filsafat, jelas Reza, seharusnya bicara seimbang dan jernih. Kendati begitu dia tidak tahu apa motif Rocky mengkritik pemerintah.

“Untuk filsafat itu tidak ideal. Filsafat itu harus jernih . Ok di sini lemah tapi di sini kuat. Itu yang sebenarnya disebut filsafat,” ujarnya.

Reza mengatakan kritik melalui bahasa filsafat tak mudah diterima oleh semua lapisan masyarakat. Dia menyebut orang yang tak paham akan gampang percaya dengan kiritik Rocky yang belum tentu benar.

“Itu yang terjadi saat ini, saya merasakan sekali. Di online maupun offline orang-orang yang kemampuan nalarnya tidak kritis gampang termakan oleh sosok-sosok intelektual yang mengaku filsuf tapi sebenarnya kurang tepat dibilang filsuf,” tukasnya. (RadarLuwuRaya/Rmol)

Komentar