oleh

Lapas Palopo Rawan Perkelahian Kelompok, Ini Masalahnya

RADARLUWURAYA.com, Palopo – Dihuni dari berbagai daerah, Lapas Klas IIA Palopo rawan perkelahian kelompok. Apalagi, jumlah penghuninya mencapai 841 orang.

Dari 841 orang narapidana, rata-rata berasal dari Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Toraja, Sidrap dan Kota Palopo sendiri.

“Jadi kalau ada keributan, mereka berkelompok, jadi memang cukup rawan perkelahian antar kelompok disini,” kata Kalapas Palopo, Indra Sofyan baru-baru ini.

Menghindari kontak fisik meluas, pihaknya selalu melakukan pendekatan-pendekatan kekeluargaan dan keagamaan.

“Kita juga memberikan sanksi sesuai prosedur. Sanski kita berikan setelah kasusnya di BAP kan, lalu pelaku disanksi di sel khusus setelah itu kita pindahkan ke Lapas lain sebagai efek jera bagi penguni yang lain,” katanya.

Sanksi lainnya, penghuni lapas yang terlibat perkelahian, apalagi perkelahian kelompok juga diberikan Sanski dihilangkan remisinya.

“Sanski yang lain adalah pencabutan remisi bagi narapidana yang melakukan pelanggaran,” tandasnya. (Niki)

Komentar