oleh

Loloskan Golkar dan Hanura, Sembilan Parpol Protes Ke Bawaslu Palopo

RADARLUWURAYA.com – Sembilan partai politik (parpol) menyampaikan protesnya ke Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan dan Kota Palopo.

Mereka tidak terima dua parpol yang sebelumnya tidak diloloskan oleh Plt KPU Palopo dari Provensi, malah lolos ditangan KPU Palopo yang baru dilantik.

Masing-masing parpol yang terang-terangan mengajukan protes, masing-masing Perindo, PAN, Gerindra, Berkarya, PKS, Demokrat, PDIP, PKB dan PPP.

Sabtu (29/9) kemarin, mereka mendatangi kantor Bawaslu Kota Palopo untuk meminta hasil mediasi yang dianggap tidak transparan.

Wahab dari Partai Demokrat, mengatakan, saat ini pihakya meminta persetujuan dari petinggi parpol yang merasa dirugikan atas lolosnya dua parpol, yakni Hanura dan Golkar pasca hasil mediasi yang dilakukan oleh Bawaslu Palopo, itu antara KPU Palopo dengan Hanura dan Golkar.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Palopo, Dr Asbudi, menerangkan, hasil mediasi merupakan kesepakatan para pihak,Bawaslu menurut dia, hanya mediator.

“Yang masalah LADK, yang berwenang menerima pihak KPU bukan Bawaslu, jadi yang mempunyai pertimbangan kenapa LADK diterima tentunya pihak KPU, kalo saya yang jelaskan secara gamblang berarti saya bukan mediator,”ucap Asbudi.

Ia menambahkan, jika LADK diterima melalui putusan Adjudikasi, maka Bawaslu yang berkewajiban menjawab seluruh pertanyaan wartawan secara gamblang karena di adjudikasilah baru terlihat pendapat hukum Bawaslu,” terangnya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan dari pihak KPU Palopo, terkait alasan diloloskannya parpol Hanura dan Golkar.(tiara)

Komentar