oleh

Luthfi Sebut Kadis Pertanian Luwu Utara Arogan dan Gunakan Manajemen Gaya Kodok

RADARLUWURAYA.com – Sejumlah kelompok tani di Kabupaten Luwu Utara tidak menerima bantuan karena ulah Kepala Dinas Pertanian Luwu Utara, Agussalim Lambong.

Pasalnya, Agussalim tidak menandatangani proposal usulan bantuan dari kelompok tani yang sudah beberapa bulan di mejanya, akibatnya para kelompok tani mengalami kerugian.

Hal tersebut dibenarkan anggota Komisi IV DPR RI, Muchtar Luthfi Mutty. Luthfi mengatakan dirinyan menerima laporang terkait Kadis Pertanian Luwu Utara yang tidak menandatangani proposal usulan bantuan dari kelompok tani.

“Saya tidak tahu apa alasannya hingga proposal para kelompok tani tidak ditandatangani, sementara proposal yang sama di daerah lain telah ditandatangani oleh kadisnya. Saya menilai sikap dari Kadis Pertanian Luwu Utara arogan dan sikap itu sudah tidak pas di era sekarang ini,” kata Luthfi, Senin (11/3)

Menurut Luthfi, Agussalim Lambong tidak paham funsginya sebagai pejabat yang secara fungsional paling bertanggungjawab atas peningkatan kesejahteraan petani.

“Dia itu (Agussalim Lambong, red) tidak layak menjadi kepala dinas karena menggunakan manajemen gaya kodok. Ke atas menyembah, ke samping menyikut, ke bawah menendang,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat itu bukan perkara mudah. Kita harus berebut dengan daerah lain seluruh Indonesia.

“Agussalim harusnya bersyukur karena ada orang yang yang mau memberikan bantuan kepada para petani di Luwu Utara,” ucapnya.

Karena waktu verifikasi mendesak dan ulah dari Kadis Pertania Luwu Utara, bantuan untuk para petani dialihkan ke daerah lain.

“Saya meminta maaf kepada para kelompok tani yang telah memasukkan proposal, karena ulah kadis arogan dan tidak paham tupoksinya itu, anda jadi korban,” ungkap Luthfi. (*)

Komentar