oleh

Luwu Timur Segera Miliki Bandara Baru, Direktorat Kemenhub RI Mulai Tinjau Lokasi

RADARLUWURAYA.com – Tim Teknis Direktorat Bandar Udara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Willy Adrian tinjau lokasi rencana Bandar udara Kabupaten Luwu Timur yang berlokasi di Desa Maliwowo Kecamatan Angkona, Rabu (22/05) pekan lalu.

Dalam peninjauan ini, Tim teknis Direktorat Perhubungan Udara Kemenhub didampingi oleh perwakilan Dinas Perhubungan dan Bapelitbangda Kabupaten Luwu Timur.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Luwu Timur, melalui Kabid. Perhubungan Laut dan Udara, Anthon ikut mendampingi tim teknis Kemenhub.

Peninjauan ini dilakukan dalam rangka evaluasi terhadap usulan bandar udara baru Luwu Timur, sehingga perlu dilakukan verifikasi lapangan terhadap aspek teknis sekaligus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Luwu Timur terkait kelengkapan administrasi usulan bandar udara tersebut.

Anton menyebutkan, kegiatan ini juga sebagai tindak lanjut dari hasil expose Dokumen Studi Kelayakan Bandar Udara Kabupaten Luwu Timur yang dilaksanakan di Ruang Rapat Amahai Kantor Kementerian Perhubungan RI tahun 2018 lalu.

“Tim teknis melaksanakan verifikasi terhadap kesesuain data dan informasi yang ditampilkan di dokumen Studi Kelayakan dengan kondisi lapangan,” jelas Anton.

Proses verifikasi yang dilakukan tim teknis Kemenhub berupa pemeriksaan lokasi pengambilan data kecepatan dan arah angin, lokasi pengambilan sampel tanah dan patok-patok sisi darat (rencana bangunan ruang tunggu dan parkir) dan sisi udara (runway, taxiway dan apron).

Setelah itu dilakukan pemeriksaan topografi lokasi bandara, pemeriksaan potensi bencana di sekitar lokasi rencana bandar udara (gempa, banjir), pemeriksaan obstacle alam atau buatan yang dapat mengganggu operasi penerbangan serta pemeriksaan lokasi rencana bandar udara apakah tidak berada dalam kawasan hutan.

Setelah melakukan peninjauan, Tim Teknis Direktorat Bandar Udara memberikan catatan dokumen yang harus dilengkapi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur.

Tim Teknis Kemenhub mengharapkan agar dokumen tersebut segera dilengkapi, sehingga Ijin Prinsip/Surat Persetujuan Studi Kelayakan Bandar Udara Kabupaten Luwu Timur dapat segera dikeluarkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara. (Hms)

Komentar