oleh

Modus Tukar Sandal, Dua Warga Siwa Coba Selundupkan Sabu-sabu Di Depan Sipir

RADARLUWURAYA.com – Dua warga Siwa terpaksa berurusan dengan hukum. Pasalnya, mereka nekat mencoba menyelundupkan narkotika di depan sipir Lapas Klas IIA Palopo, Selasa (25/6).

Untungnya, sipir atau Petugas Pintu Utama (P2U) Lapas Klas IIA Palopo cepat mengendus gelagat mencurigakan. Alhasil, keduanya ditangkap dan diserahkan ke Satresnarkoba Polres Palopo.

Kepala Lapas Klas IIA Palopo, Indra Sofyan membenarkan penangkapan dua warga Siwa yang datang mengunjungi narapidana di luar jam besuk tersebut.

Menurut kalapas, kejadiannya sekitar pukul 14.10 Wita di ruang Portir atau P2U.

“Modusnya tukar sandal, ternyata di dalam sandal plastik tersebut diselipkan tiga sachet diduga berisi sabu-sabu,” kata Indra.

Dua pengunjung tersebut masing-masing inisial BE dan AS (17). Keduanya mengaku warga Siswa.

Dua pengunjung ini beralasan ingin bertemu dengan salah seorang napi, karena di luar jam besuk, keduanya hanya diizinkan bertemu di ruang portir.

Di ruang portir, BE dan AS akhirnya bertemu dengan narapidana inisial RD (18) warga Bajo. RD merupakan napi kasus narkoba yang divonis oleh Pengadilan Negeri Palopo selama 1 tahun 3 bulan.

Di ruang portir, AS, BE dan RD bertemu. Mereka berbincang santai. Tidak sampai lima menit, AS menukar sandal yang dipakainya kepada RD di depan petugas P2U.

Petugas P2U yang curiga, langsung memeriksa sandal yang ditukar tersebut. Alhasil, dibalik sandal terselip diduga sabu-sabu.

Dua warga Siwa yang sudah sempat keluar dari lapas dikejar dan berhasil ditangkap tanpa perlawanan.

Saat diinterogasi, napi RD mengaku disuruh oleh SR (30) warga Kecamatan Angkona Kabupaten Luwu Timur untuk mengambil sandal yang akan ditukar oleh adiknya AS saat berkunjung.

SR merupakan napi naroba pindahan dari Rutan Masamba. Dia divonis oleh hakim PN Masamba selama 10 tahun. Di Lapas Palopo, SR sekamar dengan RD.

“Kita langsung menghubungi pihak kepolisian, dan menyerahkan empat pekaku ini,” ujar Indra.

Kaur Bin Ops Satresnarkoba Polres Palopo, Ipda Abdianto mengatakan, setelah menerima informasi dari Lapas, pihaknya langsung bergerak.

“Ada empat pelaku, dua orang warga dari luar dan dua lainnya adalah narapidana,” kata Abdi.

“Modusnya memasukkan narkoba ke dalam sandal dan menukarnya dengan sandal yang dipakai napi. Ada tiga sachet diduga sabu-sabu yang dan sandal sebagai barang bukti,” tegasnya.

Empat pelaku ini, kemudian digiring ke Polres Palopo untuk penyidikan lebih la lanjut.(Niki)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *