oleh

Napi Lapas Kelas II A Palopo Perekaman E-KTP, Ini Tujuannya

RADARLUWURAYA.com – Menjelang pemilihan umum (Pemilu) 2019 mendatang, ratusan warga binaan lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Kota Palopo melakukan perekaman data kartu tanda penduduk elektornik (E-ktp), Kamis (6/12).

Hal ini dilakukan untuk mendaftarkan warga binaan Lapas Kelas II A Kota Palopo dalam daftar pemilih tetap (dpt) pada pemilihan presiden dan wakil presidenserta pemilihan legilatif (pileg) pada 17 april 2019 mendatang.

Pihak Komisi Pemilihan (KPU) Kota palopo bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palopo secara langsung melakukan perekaman data E-KTP terhadap ratusan warga binaan Lapas kelas II A kota palopo yang belum terdaftar dalam daftar DPT.

Ketua KPU, Abbas Djohan menyebutkan, sekitar 700 warga binaan lapas kelas II A Kota Palopo ditemukan pihak badan pengawas pemilihan umum bawaslu belum memiliki e-ktp dan tidak terdaftar dalam DPT.

“Bawaslu Kota Palopo merekomendasikan kepada pihak KPU dan dukcapil agar segera melakukan perekaman e-ktp agar ratusan warga binaan lapas kelas II A palop segerah didata untuk dapat memberikan hak pilihnya pada pemilihan presiden dan wakil presiden serta pemilihan legislatif pada 17 april 2019 mendatang,” katanya.

Dalam kegiatan ini, ratusan Nara Pidana (Napi) antusias secara bergantian mamsuki ruangan yang sudah disiapkan untuk melakukan perekaman data e-ktp karena alat perekaman hanya satu sehingga para napi harus mengantri.

“Dari 700 Orang binaan di Lapas kelas II palopo terdapat 500 orang warga asal kota palopo dan baru sekitar tujuh puluh orang yang terdaftar dalam DPT,” jelasnya. (john)

Komentar