oleh

Obok-obok Kamar Napi Narkoba, Kalapas Temukan Ini

RADARLUWURAYA.com – Pagi-pagi, petugas Lapas Klas IIA Palopo menyerbu blok tahanan dan narapidana (napi) kasus narkoba. Ada 16 kamar digeledah termasuk penghuninya, Rabu (5/9/2018).

Penggeledahan ini dilakukan secara internal lapas, tanpa melibatkan pihak kepolisian. Ada beberapa blok disana, namun fokus penggeledahan dilakukan di blok A dan E, blok ini dihuni napi dan tahanan kasus narkoba.

“Ada kabar, pelaku yang ditangkap polisi menunjuk salah satu napi atas nama Maman, katanya pelaku ini ambil narkoba dari si napi ini (Maman,red),” kata Kalapas Klas IIA Palopo, Indra Sopyan MS MAp usai memimpin penggeledahan.

Dari informasi itu, kalapas langsung memimpin penggeledahan.

“Sebenarnya, penggeledahan di kamar tahanan rutin kita lakukan,” tambahnya.

Beberapa saat mengobok-obok kamar napi dan tahanan, petugas lapas tidak menemukan barang yang dicari (narkoba,red).

Petugas hanya menemukan 2 unit handphone, 3 buah charger, 1 ikat kawat timah, 1 buah elemen sendok, 3 buah headset, 8 buah sendok besi, 1 buah gunting, kartu remi dan domino 2 pasang, cutter 2 buah, baterai handphone 3 buah, dan 1 unit kipas listrik.

“Tak ada narkoba kami temukan,” tegas Indra.

Ia juga menjelaskan, per tanggal hari ini, jumlah penghuni Lapas Klas IIA Palopo sebanyak 675 orang, dengan rincian jumlah napi sebanyak 553 orang dan tahanan ada 122 orang.

Khusus napi narkoba jumlahnya ada 268 orang, sedangkan tahanan kasus narkoba ada 44 orang, totalnya 312 orang.

“Di lapas Palopo ini, 60 persen penghuninya terjerat kasus narkoba,” kata pengganti Kusnali ini.

Ia juga menegaskan, antara Maman dan pelaku yang menunjuknya, pihak lapas dan polisi sudah mempertemukan keduanya.

“Keduanya sudah dipertemukan, keterangannya juga sudah dikomportir. Saat dipertemukan, ternyata keduanya tidak saling kenal,” tandasnya.(tiara)

Komentar