oleh

Oknum Pendamping PKH di Lutim Diduga Intimidasi Warga Pilih Caleg Tertentu

RADARLUWURAYA.com – Oknum Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Luwu Timur diduga mengintimidasi penerima manfaat di wilayah daerah pemilihan (Dapil) II Luwu Timur, Wotu dan Burau.

Oknum pendamping PKH, Andi Baso Makmur diduga melakukan intimidasi kepada penerima manfaat untuk memilih calon legislatif tertentu di Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Salah satu warga Wotu yang enggan menyebutkan namanya menyayangkan tindakan oknum pendamping PKH tersebut yang mengarahkan warga memilih salah seorang caleg tertentu.

Bahkan, kata dia, oknum tersebut melakukan intimidasi atau ancaman kepada penerima manfaat dengan cara tidak manusiawi.

“Tindakan tersebut merupakan sikap yang tidak pantas dengan menjual kemiskinan untuk kepentingan politik,” katanya, Minggu (14/4).

Ancaman itu, lanjutnya, tidak main-main , jika tidak memilih caleg dari partai tersebut, maka penerimah manfaat akan dikeluarkan atau dicoret dari PKH, “katanya

Sementara itu, Kepala Bidang Sosial Pada Dinas Sosial , Luwu Timur , Rahmat yang dikonfirmasi membenarkan adanya oknum Pendamping PKH yang mengitimidasi warga untuk memilih caleg tertentu di Dapil II

“Saya juga dapat informasi soal itu, bahkan dampak dari itu kami di Dinas Sosial telah dilaporkan masyarakat ke Bawaslu,” ungkapnya.

Rahmat meminta agar Bawaslu untuk melakukan pemanggilan terhadap oknum pendamping PKH ini tersebut.

“Karena tindakan oknum tersebut sudah sangat meresahkan keluarga penerimah manfaat, kiranya Bawaslu memanggil oknum itu,” katanya.

Hingga berita ini dinaikikan, Andi Baso Makmur saat dikonfirmasi melalui via teleponya, Minggu 14 april 2019 kemarin tidak merespon. Nomor telpon yang dihubungi aktif namun tidak dijawab. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *