oleh

Pancasila Diklaim Refresentasi Tegaknya Khilafah

RADARLUWURAYA.com – Ideologi pancasila dinilai mampu merefresentasikan sejumlah ideologi yang berkembang di Indonesia. Hal ini lantaran pancasila diklaim sebagai ideologi berbasis universal.

Hal ini mencuat dalam acara Tablig Akbar bertajuk “Merajut Ukhuwah Untuk Membangun Peradaban Bangsa” di Masjid Abu Bakkar Assegaf, Kampus Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Kota Semarang, Sabtu (6/4) yang disampaikan Anggota Dewan Pembina GNPF Ulama Bachtiar Nasir.

Dalam kesempatan ini dirinya menyinggung soal keberadaan faham khilafah yang dianggap oleh mayoritas masyarakat akan menggantikan ideologi Pancasila.

“Pancasila berpotensi untuk dapatkan janji Allah. Ketika kita menegakkan Pancasila kita termasuk juga menegakkan khilafah,” ujar Bachtiar.

Saat Bachtiar menyampaikan orasinya, tak sedikit dari peserta yang mengacungkan dua jari khas paslon 02 Prabowo-Sandi.

Bachtiar juga sempat menyinggung pemerintahan saat ini yang dinilainya secara perlahan tengah menjual kekayaan Indonesia kepada pihak asing.

“Orasi kebangsaan yang penting, kalau kita menjalankan ini (An-Nur: 55), orang-orang yang akan memecah belah Indonesia akan otomatis terpental dari Indonesia. Orang-orang yang akan menjual Indonesia kepada asing, asong, aseng, itu dengan berkedok investasi akan mental dari Indonesia. Kita harus optimistis, Indonesia bukan bangsa pengutang,” teriaknya diikuti takbir dan acungan jari para peserta.

Sebelumnya acara tablig ini dijadwalkan dihadiri sejumlah tokoh dari kubu Prabowo-Sandi. Di antaranya ustaz Erick Yusuf, ustaz Fahmi Salim, ustaz Taufan Maulamin, KH Bactiar Nasir, KH Zaitun Rasmin, dua putra KH Maimoen Zubair yakni KH Wafi MZ dan KH Najih MZ, serta Babe Haikal Hassan.

Namun, dari pantauan media, kedua putra Mbah Moen tak hadir, begitu pula Babe Haikal Hassan. Belum ada penjelasan terkait absennya ketiga tokoh tersebut.

Acara Tablig Akbar berakhir sekitar pukul 12.00 WIB yang kemudian dilanjutkan dengan salat Zuhur berjemaah. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *