oleh

Pelaku Pengeroyokan Ketua KPPS Ternyata ASN

RADARLUWURAYA.com, Lutim – Pelaku pengeroyokan Ketua KPPS TPS 4 Desa Bonepute, Mahdan yang juga Kepala Dusun di Desa Bonepute, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, ternyata seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pelaku yang diketahui bernama Febry Ramadan merupakan ASN yang bekerja di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan. Jika terbukti, Anak kandung Caleg DPRD Luwu Timur, Sukman Sadike ini terancam diberhentikan dengan tidak hormat sebagai ASN, akibat tindak pidana umum yang dilakukannya.

Kapolres Luwu Timur melalui Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, Iptu Akbar A. Malloroang menegaskan jika tindakan pelaku Febry merupakan perkara murni tindak pidana umum, dan tidak termasuk tindak pidana pemilu. Dikarenakan kejadian tersebut terjadi setelah masa pemilihan umum.

” Pasal yang kita terapkan adalah pasal 170 KUHP tentang penganiayaan secara bersama-sama dengan ancaman diatas lima tahun penjara,” tegasnya.

Sebelumnya, Pelaku Febry dihadapan polisi mengakui perbuatannya yang telah mengeroyok Korban. Pengeroyokan itu terjadi didalam mobil sepanjang perjalanan dari Desa Bonepute hingga ke Desa Lera. Setibanya di rumah Pelaku di Desa Lera, pelaku kembali menghajar korban hingga korban mengalami robek pada pelipis mata dan hidung mengeluarkan darah.

Saat ini pelaku Febry dalam penanganan Mapolres Luwu Timur.Polisi juga telah menyita satu unit mobil Jenis Honda Brio warna merah maroon yang digunakan pelaku menjemput korban dirumahnya. Satu orang pelaku pengeroyokan lainnya masih buron. (*)

Selengkapnya, Baca di Koran Harian Radar Luwu Raya.

Komentar