oleh

Pemilu 2019 Banyak Telan Korban, Baru 33 Panwas Dilaporkan Meninggal Dunia

RADARLUWURAYA.com – Pemilu 2019 ini memakan banyak korban, khusus di Bawaslu saja sudah ada 33 orang yang meninggal dunia.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Bawaslu Kota Palopo, Dr Asbudi. Asbudi mengatakan, per tanggal 22 April 2019 sudah 33 orang Panwas meninggal dunia diseluruh Indonesia.

Sementara yang diopname sebanyak 160 orang, rawat jalan 273 orang, mendapat kekerasan sebanyak 19 orang, kecelakaan 117 orang dan meninggal ada 33 orang, totalnya 602 orang.

“Di Bawaslu saja seluruh Indonesia, sudah ada 33 orang yang meninggal,” kata Asbudi, Kamis (25/4).

Panwas yang meninggal berasal dari Sumut, Riau, Jabar, Jatim, Bali, NTT, Kaltara, Kalbar, Kalsel, Gorontalo, Sultra, Sulbar dan Maluku Utara.

Di Sulawesi Selatan, yang sakit dan harus dirawat inap di RS sebanyak 22 orang, rawat jalan 57 orang dan kecelakaan lalulintas ada 12 orang.

“khusus Panwas di Bawaslu Kota Palopo, sudah ada lima orang yang sakit, dua diantaranya harus dirawat di rumah sakit,” kata Asbudi.

Asbudi mengatakan, yang sakit adalah staf Panwas kecamatan Wara tiga orang dan dua orang Panwascam Wara. “Mereka kelelahan, sudah empat hari empat malam fokus mengawasi rekap,” tambahnya.

Selain di Panwascam Wara, petugas pengawas di kecamatan lain juga ada yang sakit, namum tidak separah di Panwascam Wara.

“Memang di Wara paling banyak DPT dan TPS nya,” ujar Asbudi lagi.

Lantaran tidak ada petugas pengganti demi tanggungjawab, petugas pengawas ini harus bekerja meski dalam keadaan terinfus.

“Pemilu ini memang menguras energi bagi penyelanggara, kedepan perlu dipikirkan lagi sistemnya, sudah terbukti seluruh Indonesia sudah banyak memakan korban,” tandasnya.(Niki)

Komentar