oleh

Pemkot Komitmen Berantas Narkoba

PALOPO-RADARLUWURAYA.Com, PEMERINTAH Kota Palopo terus berkomitmen untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) di Kota Palopo. Komitmen ini terkait dengan maraknya peredaran narkoba jenis sabu di hampir merata di Kota Palopo.

Hal itu terungkap dalam kegiatan Pelaksanaan Program P4GN Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia Kota Palopo bertajuk Workshop Lingkungan Masyarakat. Kegiatan yang mengusung tema ‘Bersama Kita Tingkatkan Kewaspadaan dan Sikap Tanggungjawab Masyarakat Terhadap Potensi dan ancaman Bahaya Narkoba di Kota Palopo’, yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Wae Kan’bass, Senin 31 Agustus 2020. Kegiatan itu itu diikuti sejumlah tokoh masyarakat, para lurah, RT/RW, Babinsa, Babinkamtibmas.

Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Palopo AKBP Ustin Pangarian, mengatakan bahwa untuk wilayah Kota Palopo sudah banyak hal-hal yang sudah di perbuat selama ini dalam rangka pemberdayaan. “Jadi pemberdayaan ini sangat penting sekali, sehingga kita sama-sama melaksanakan pencegahan termasuk pemberantasan yang nanti akan di bahas oleh Narasumber,” ujar Kepala BNN Palopo itu.

Kepala BNN juga mengatakan, pihaknya sudah melihat beberapa lurah, tokoh-tokoh masyarakat yang sudah aktif dan sudha berjalan dengan baik di wilayah masing-masing dan saling berkoordinasi dan bekerjasama bersinergi dalam menjalankan program P4GN dan di dukung oleh beberapa peraturan dan kebijakan.

Sementara sambutan Walikota Palopo HM Judas Amir yang disampaikan Kepala Kesbangpol H Baso Sulaiman, mewakili Walikota, yang sekaligus membuka kegiatan workshop menyamapaikan bahwa Pemkot Palopo selalu berkomitmen untuk mendukung upaya pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Untuk itu masyarakat relawan anti narkoba diharapkan dapat menjadi mitra sejati BNN, termasuk pihak kepolisian dalam aksi pencegahan dan pemberantasan, penyalahgunaan peredaran gelap narkotika. “Saya berharap agar stakeholder terkait mampu mewujudkan pelaksanaan gerakan pemuda anti narkoba,” ujarnya algi.

Ia melanjutkan, program ini perlu ditindaklanjuti, sehingga narkoba dapat dihindarkan dari generasi kita di Kota Palopo, sebab bagaimanapun juga kalangan pemuda menjadi sasaran empuk dari praktik peredaran dan penyalahgunaan narkoba. (rlr)

Komentar