oleh

Pemkot Palopo Dorong Produksi Pupuk Organik Bahan Dasar Rumput Laut, Ini Alasannya

RADARLUWURAYA.com – Pemerintah Kota Palopo melalui Dinas Perikanan Kota Palopo menggelar pelatihan Teknis Pengolahan Biostimulan Berbahan Dasar Rumput Laut Gracilaria kepada Kelompok Pengolah dan Petugas Penyuluh Lapangan di Provinsi Sulawesi Selatan yang berlangsung di Aula Hotel Mulia Indah Palopo, Rabu 12 Desember 2018.

Dalam sambutannya, Walikota Palopo, dalam hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Palopo, H. Jamaluddin SH., MH sekaligus membuka kegiatan pelatihan tersebut mengungkapkan bahwa hampir setiap saat petani di Kota Palopo mengeluh karena tidak ada pupuk dan harganya yang cukup mahal.

“Harus ada upaya ini agar tidak lagi ada kejadian kekurangan pupuk. Kepada kepala dinas yang terkait agar bisa mengembangkan secara teknologi dengan ilmu terkait pupuk yang dibutuhkan masyarakat”, ujarnya.

Ditambahkan H. Jamaluddin bahwa negara maju seperti Amerika tidak ingin lagi memakan tanaman yang bersentuhan dengan pupuk kimia. Oleh karena itu, kita harus bisa berpikir dan bisa berinovasi lagi. Kegiatan ini sangat tepat dilaksanakan karena disini bisa menjawab tantangan dari petani.

“Untuk apa kita menggunakan pupuk kimia yang bisa mengganggu kesehatan kita. Butuh kesadaran untuk mengubah pola pikir, apakah yang kita makan tidak teracuni dengan zat kimia,” ungkapnya.

Sekda juga menekankan kepada peserta pelatihan agar informasi bisa sampai kepada masyarakat terkait pupuk yang bagus seperti pupuk organik yang dapat meningkatkan produksi tapi tidak merusak kesehatan.

“Pemkot Palopo mengupayakan berbagai bentuk kerjasama untuk mendukung komoditas Rumput Laut Gracilaria sebagai produk unggulan yang nantinya memberi nilai tambah bagi pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pembudidaya rumput laut,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Abu Arum Dwijayanti selaku Asisten Manager Divisi pengembangan ekonomi Bank Indonesia Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kota Palopo yang telah menggelar kegiatan seperti ini.

“Pada dasarnya kegiatan ini adalah suatu wujud nyata atas komitmen bersama Pemerintah Kota Palopo dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia,” ungkap Abu Arum Dwijayanti.

Arum menambahkan Bank Indonesia merupakan perwakilan daerah dalam mendukung perkembangan ekonomi dan pertumbuhan suatu daerah. Serta dalam hal pengembangan UKM memperhatikan eksistensi perkembangan ekonomi dalam suatu daerah.

“Di Kota Palopo berdasarkan penelitian pada 2017, salah satu komunitas unggulannya adalah Glaciliri,” jelas Arum.

Lanjutnya saat ini kualitas Glaciliria memang salah satu produk yang terbaik di Indonesia. Dan dalam pengembangan Glaciliria perlu dorongan dari Pemerintah. Dari sisi pengolahan Glaciliria baik di Indonesia sendiri produksinya masih kurang dan perlu dikembangkan lagi.

“Bahan dasar Glaciliria ini dapat menjadi stimulan yang dapat mempercepat pertumbuhan multikultural. Untuk menjadi produk stimulan dan mendukung produk utama dari Sulawesi Selatan.” Jelasnya.

Pada kegiatan pelatihan, turut dihadiri Kepala Dinas Perindustrian Kota Palopo, Akkaseng SE, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Palopo, Karno, Kepala Balitbangda Kota Palopo, Ilham Taher, yang mewakili Dinas Perikanan Kota Palopo, serta seluruh Peserta Pelatihan. (*)

Komentar