oleh

Persawahan Belum Teraliri Irigasi, Aliansi Pemuda Mappedeceng Desak Pemda-DPRD Solutif

RADARLUWURAYA.com – Aliansi Pemuda Mappedeceng aksi unjuk rasa di Jalan Poros Trans Sulawesi, Desa Mappedeceng, Kecamatan Mappedeceng Kabupaten Luwu Utara, Sabtu (12/01) siang tadi.

Aksi Unjuk Rasa ini diikuti sekitar 40 orang, yang dipimpinan oleh Koordinator lapangan (Korlap) Muh. Rafli.

Massa demonstrasi dari Aliansi Pemuda Mappedeceng ini menuntut agar jalur irigasi Bendung Baliase dapat secepatnya mengairi persawahan di wilayah Desa Meppedeceng Kabupaten Luwu Utara.

Massa juga membentangkan spanduk bertuliskan “Bendungan Baliase ada di Kampung Kami tapi Sawah kami tidak di beri Jatah Air”.

Massa demonstran ini sempat menutup bahu jalan poros Trans Sulawesi beberapa saat, sehingga membuat arus laluluntas macet hingga beberapa KM.

Adapaun inti tuntutan dari massa tersebut meminta kepada DPRD dan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara untuk meninjau lokasi persawahan yang tidak teraliri air Bendung Baliase di Desa Mappedeceng.

Kedua menegaskan kepada DPRD dan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara untuk segera mencari solusi agar persawahan dengan luas sekitar 30 Hektare di Desa Mappedeceng dapat teraliri air Bendung Baliase, dan segera melakukan pembahasan lebih lanjut guna langkah penyelesaian permasalahan ini.

Sekedar diketahui aksi tersebut, adalah merupakan pra kondisi, dan akan kembali turun melakukan demonstrasi pada hari senin dengan kekuatan massa yang lebih besar, pada tanggal 14 Januari 2019. digedung DPRD Kabupaten Luwu Utara. (Herman)

Komentar