oleh

Pertamina Diimbau tak Layani Jeringen, Disdag Ancam Stop Suplay BBM

Kepala Depot Pertamina Karang-karangan, Novi Prasetyo. (Ist)

RADARLUWURAYA.com – Menjelang tahun baru 2019, permintaan BBM khususnya di Kota Palopo semakin tinggi membuat sejumlah Pertamina ramai antrian kendaraan. Bahkan stok BBM disebut kerap tidak mememenuhi kebutuhan masyarakat. Selama satu bulan terakhir ini, problem tersebut menjadi polemik Pertamina.

Untuk mengantisipasi adanya kecuranga, Pertamina menghimbau Kepolisian dan Dinas Perdagaaan melakukan pengawasan dan perhatian bersama demi tersalurkan distribusi tepat sasaran kemasyarakat kelas menengah kebawah.

Distribusi Bahan Bakar Mintak (BBM) bersubsidi diperuntuhkan buat masyarakat kelas menengah kebawah. bukan segelintir orang yang mencari peluang untuk memperkaya diri sendiri dengan cara ilegal.

Hal ini diungkapkan kepala Depot Pertamina karang-karangan, Novi Prasetyo kepada radarluwuraya.com via whatshapp, Senin (17/12/18)

“Kalo BBM Subsidi tepat sasaran tentu SPBU gak mungkin cepat habis stocknya. Tapi kalau dimanfaatkan orang tertentu jelas gak akan pernah cukup melayani permintaan SPBU tersebut,” kata Novi Prasetyo.

“Pengawasan tersebut menjadi tugas bersama baik pertamina, pemeritah Daerah dan aparat, juga masyarakat,” tandasnya.

Sementara kepala Dinas Perdagaaan Kota Palopo, Zulkifli mengatakan, menyangkut pengawasan distribusi BBM menjadi tanggung jwab dinas perdagangan.

“Kita telah mengeluarkan larangan kepada SPBU untuk tidak melayani jerigen dan sudah ada 4 SPBU yg diberi sanksi,” jelasnya.

Dia mengaku bahwa, siang tadi pihaknya berkerjasama dengan satgas Polres Palopo menenertibkan di SPBU Yos Sudarso.

“Melalui kesempatan itu kami ingin tegaskan, bahwa apabila SPBU yang telah diberi sanksi masih melayani Jerigen maka kami akan rekomendasikan ke pertamina men-stop total suplai BBMnya,” tegasnya.

Peringatan itu kata dia tidak main- main, bahakan bagi masyarakat, nelayan atau petani yang membutuhkan BBM, dapat meminta rekomendasi dari dinas perdagangan.

“Rekomendasi dari dinas perdagangan Kota Palopo Gratis,” tandasnya. (john)

Komentar