oleh

Petani Sebut Pupuk Langka, Mentan: Kapolres Periksa Distributor Nakal

RADARLUWURAYA.com – Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman membuka dialog dengan kurang lebih 15 ribu petani di Kabupaten Luwu, Senin (11/3).

Dalam dialog terbuka di tribun Lapangan Andi Djemma Belopa, Mentan, Amran Sulaiman mengatakan kedatangannya di Luwu untuk mengetahui tingkat kesejahteraan para petani.

Pada kesempatan itu, Menpan mengatakan bahwa dirinya saat ini harus mendampingi Presiden Jokowi ke hutan karet di Banyuasin, tapi karena Presiden Jokowi meminta untuk mendahulukan kepentinga rakyat.

 

BACA:

Prof Asal Jepang Akan Bangun Kereta Gantung di Palopo

 

“karena Pak Presiden mengatakan dahulukan rakyat, maka hari ini saya datang bersama Dirjen Perkebunan, Direktur Pemasaran Pupuk, Direktur Bulog, dan Wakapolda Sulsel,” kata Amran Sulaiman.

Menpan juga menuturkan, bahwa Presiden Jokowi mengatakan untuk tidak ke Luwu jika tidak memberikan dampak yang baik kepada masyarakat Luwu, paling tidak memberikan bantuan kepada para petani.

“Jadi saya harap keluarkanlah unek-unek bapak ibu, insya Allah saya tidak akan tinggalkan Luwu tanpa menyelesaikan persoalan itu,” ungkapnya.

 

BACA:

Biddokkes Polda Sulsel Periksa Kesehatan Berkala 305 Personel Batalyon C Pelopor Sat Brimob

 

Pada kesempatan itu, seorang petani asal Suli, Andi Syaifullah di depan Menpan mengatakan langkahnya pupuk di daerahnya. Syaifullah bahkan mencurigai adanya permainan yang dilakukan oleh pihak distributor.

“Jika benar ada distributor yang mempermainkan masyarakat tolong catat dan laporkan. Pak kapolres periksa distributor nakal itu dan jika ada ada unsur kesengajaan maka saya minta Direktur pemasaran pupuk untuk mencabut izin distributornya, tidak ada ampun bagi distributor nakal,” tegasnya. (*)

Komentar