oleh

PKK Palopo dan Unhas Bahas Penyakit Kanker

RADARLUWURAYA.com – PKK Kota Palopo dan Fakultas Kedokteran Unhas Makassar menggelar dialog interaktif di ruang pola kantor Wali Kota Palopo, Sabtu (23/3).

Adapun dialog tersebut mengangkat tema ” Deteksi Kanker Dini dan Penanganan Kesehatan di Masyarakat”.

Ketua Tim Penggerak TP PKK, Hj. Utiasari Judas mengatakan dialog ini menambah wawasan dalam pendidikan kesehatan masyarakat.

 

BACA: 

Truk Trailer Terperosok di Selokan Lanskap Luwu Timur

 

“Minimal dalam pelayanan kesehatan di keluarga dan orang terdekat sebagai upaya membangun kualitas keluarga yang sehat produktif menuju masyarakat kota Palopo sehat,” kata Utiah Sari.

Penyakit, lanjut istri Wali Kota Palopo, kanker masih menjadi salah satu penyakit yang ditakuti karena menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Palopo, Rahmat Masri Bandaso mewakili Walikota Palopo, mengungkapkan saat ini lebih dari 30% penyakit kanker dapat dicegah dengan cara mengubah faktor resiko dan pola makan. Selain itu kanker yang diketahui sejak dini memiliki kemungkinan untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik.

 

BACA: 

DPRD LUWU TIMUR Hearing PT PUL, Ini Masalahnya

 

“Karena itu perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengenali gejala dan resiko penyakit kanker sehingga dapat menentukan langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini,” ungkap Rahmat

Ia berharap PKK melalui program-program kerjanya dapat terus mensosialisasikan deteksi dini kanker. Tidak hanya pada anggota dan pengurus PKK saja melainkan kepada seluruh warga masyarakat Kota Palopo sehingga dapat menekan angka kematian dari penyakit kanker yang sangat menakutkan.

Ketua Departemen Ilmu Bedah Unhas DR. dr. Warsinggih dikesempatan yang sama menyampaikan bahwa kegiatan ini selain memberikan ilmu kepada peserta juga untuk penelitian dan pembuktian kepada masyarkat dimana suatu informasi kesehatan sangat berguna dalam kehidupan.

 

BACA: 

Dr Alauddin Sp.An, MKes Terpilih Jadi Ketua IDI Luwu, Ini Kata Basmin Mattayang

 

“makanya dalam rangkaian kegiatan akan ada penyuluhan kesehatan, Operasi Minimal Invasive dan Simposium Ilmiah yang di laksanakan di RSU Sawerigading,” ungkapnya.

Diketahui, selain dialog interaktif juga diadakan sunatan massal di Puskesmas Benteng. (hms)

Komentar