oleh

PN Palopo Gelar Penandatanganan Piagam Zona Integritas

RADARLUWURAYA.com – Pengadilan Negeri (PN) Palopo menggelar penandatanganan Piagam Pencanangan Pembangunan Zona Integritas di Kantor PN Palopo, Senin (4/3).

Hadir dalam penandatanganan, Sekretaris Daerah Kota Palopo H. Jamaluddin, Kepala BNN Palopo, Ismail Husain, Wakapolres Palopo, Kompol Woro Susilo dan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kota Palopo, Amri Kurniawan.

Pada acara tersebut juga dilaksanakan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Sebagai upaya untuk membangun Komitmen perwujudan untuk melkukan penekanan terhadap tindakan Korupsi.

 

BACA: 

Luwu Timur Dinobatkan Kabupaten Terbaik Dalam Pengelolan Arsip Di Sulsel

 

Hal tersebut di pertegas Kepala Pengadilan Negeri Kota Palopo IG Eko Purwanto, SH.M.Hum.

Menurutnya, zona integritas adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang dipimpin dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK dan WBBM.

Selain itu, menurut Eko, melalui reformasi birokrasi khususnya dalam pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

 

BACA: 

Husler: Pemkab Luwu Timur Siap Fasilitasi Upacara Melasti

 

“Pencanangan pembangunan zona integritas adalah sebuah deklarasi atau pernyataan dari pimpinan suatu satuan kerja bahwa instansinya telat siap membangun zona integritas,” katanya.

Lanjutnya komitmen untuk mewujudkan WBK dan WBBM sebenarnya telah lama di deklarasikan olwh pihaknya, tepatnya pada 3 oktober 2017 lalu, dimana komitmen pimpinan dan seluruh jajaran pengadilan negeri palopo tersebut secara bertahap mulai dijalnkan.

“Selain itu juga diwujudkan tahapan reformasi birokrasi guna mencegah korupsi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di jajaran pengadilan Negeri Palopo,” Jelasnya.

 

BACA: 

HMI Resmi Laporkan Jokowi ke Gakkumdu

 

Adapun langkah langkah guna meningkatkan tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik sertareformasi birokrasi
yang tekah dilakukan pengadilan negeri palopo tambah Eko, diantaranya, launching website pengadilan negeri palopo http:/pn-palopo.go.id, implementasi E-SKUM dan ATR, Pelayanan terpadu satu pintu (PTSP), Sistem informasi danpelunasan perkara (SIPP), E-Court dan Akreditasi.

” adapun keterkaitan antara program reformasi birokrasi dan akreditasi, reformasi birokrasi itu bersifat eksternal dan menyeluruh sedangkan akreditasi itu bersifat khusus dan hanya berlaku di mahkamah agung dan badan-badan pengadilan yang ada di bawahnya.” Paparnya.

Ditambahkan Eko, sebagai langkah awal proses integrasi, Mahkamah Agung tengah mempersiapkan payung hukum sebagai dasar hukum pelaksanaan agar dapat ditindaklanjuti guna menentukan bentuk integrasi dan model pelaksanaannya.

 

BACA:

Penghasilan Menurun, Tukang Ojek Depan Kampus UNCP Keluhkan Kehadiran Grab

 

” Hal ini sejalan dengan kebiasaan MA RI dimana kami berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan publik bagi para pencari keadilan, dan berusaha memberikan pelayanan terbaik dan profesional kepada masyarakat sehingga peradilan yang bersih profesional objektif dan berwibawa dapat diwujudkan,” tandasnya.

Penandatangnan zona integritas pada pengadilan dilakukan oleh ketua pengadilan beserta seluruh jajarannya yang secara bersama sama menandatangani dokumen fakta integritas tersebut. (hms)

Komentar