oleh

Polisi Naikkan Status Dugaan Penyelewengan Dana Desa Nuha

RADARLUWURAYA.com – Penyelidikan kasus dugaan penyelewengan Dana Desa Nuha Tahun Anggaran 2017 dan 2018 dinaikkan statusnya ke tingkat penyidikan.

Itu setelah pihak kepolisian yang menangani perkara tersebut melakukan gelar perkara, Kamis (14/3).

“Kasus ini kita naikkan statusnya ke tingkat penyidikan,” kata Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, Iptu Akbar Andi Malloroang.

 

BACA: 

Diduga Cabuli Anak Kandungnya, Oknum Caleg PKS Diminta Serahkan Diri

 

Ia mengatakan, penyidik menerapkan pasal 12 huruf I sub psl 8 UU RI no. 31 Tahun 1999 sebagaimana dengan UU RI nomor 20 Tahun 2001 tentang pembrantasan tindak pidana korupsi.

Pasal yg kami pasangkan yaitu pasal 12 yang bunyixnya setiap PNS/Kades dilarang turut serta dalam pemborongan atau pengadaan. Faktax kades mengerjakan semua kegiatan proyek APBDesa Desa Nuha dan dikerjakan sendiri oleh kades,” kata perwira dua balok ini.

Pasal 8, lanjut Akbar Andi Malloroang, PNS melakukan pengelapan dan faktanya Kades Nuha diduga mengelapkan sebagian Dana Desa Tabarano tahun 2018 Ancaman hukumannya paling rendah 4 Tahun paling Tinggi 20 tahun. (Niki)

 

 

 

Komentar