oleh

Polres Lutim Bidik Dugaan Korupsi, Kabid Cipta Karya di Periksa Kedua Kalinya

RADARLUWURAYA.com- Ezra Lallo, Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (PU), telah di periksa oleh Penyidik Polres Luwu Timur sekitar pukul 14.00 wita, Senin (28/01/19) kemarin.

Pemeriksaan itu dilakukan, terkait dugaan tindak pidana dugaan korupsi proyek Pujasera senilai Rp7,5 milyar.

Ezra Lallo yang diketahui menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada proyek tersebut, membenarkan, Menurutnya, ia diperiksa selama tiga jam diruang Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Luwu Timur.

“Iya, saya sudah dua kali dipanggil dan diperiksa,” ungkap Esra melalui via telepon, Selasa (29/01/19).

Pemeriksaan Kabid Cipta Karya, Dinas PU kedua kalinya yang dilakukan Tim penyidik Polres Lutim.

Informasi data yang dihimpun, penyidik telah memeriksa Esra Lallo terkait dugaan korupsi proyek Pujasera senilai Rp7,5 Milyar. Proyek ini menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018.

Selain proyek Pujasera, penyidik juga memeriksa Esra Lallo pada proyek Drainase Pra Cetak senilai Rp670 juta yang berada dilokasi Transmigrasi jalan Soekarno – Hatta, desa Puncak Indah, kecamatan Malili.

“Pekerjaannya belum selesai makanya saya dipanggil untuk dimintai keterangan. iya, proyek tahun 2018. Pujasera dan drainase Pra cetak di desa Puncak Indah,” tambah Esra.

Sementara itu, Kepala Kesatuan (Kasat) Reskrim Polres Luwu Timur, Iptu Akbar A Malloroang yang dikonfirmasi awak media belum dapat berkomentar banyak. “Nanti saya kabari lagi, saya tanya dulu penyidik nah,” ungkapnya. (Har)

Komentar