oleh

Polres Lutim Ringkus Empat Bandar Narkoba, Satu Diantaranya PNS

RADARLUWURAYA.com – Polres Luwu Timur gagalkan transaksi obat-obatan terlarang Jenis Sabu-Sabu, di Kecamatan Towoti, Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (12/1/2019) sekira Pukul 12.30 akhir pekan kemarin.

Demikian diungkapkan Kasat Reseserse Narkoba Polres Luwu Timur, Akp.Hery Moh.Z.A.SH, Rabu (16/1).

Dalam kasus ini, Sat Res Narkoba Polres Luwu Timur mengamankan 4 diduga tersangka yakni MS (35), HL (31), RB (32) dan seorang perempuan NL (35) yang berstatus PNS di Puskesmas Timampu, Kabupaten Luwu Timur.

Penangkapan ini sesuai dgn laporan polisi no.pol.: LP/ 01/ 1/ 2019/ SPKT Resnarkoba lutim tgl 12 Januari 2019.

Adapun kronologi penangkapan keempat diduga tersangka yakni pada Sabtu (12/1/2019) pukul 12.30 wita Kanit opsnal Bripka Asnawi SH bersama Brigpol Muh Tang telah memperoleh informasi dari masyarakat setempat bahwa adanya transaksi yang akan dilakukan oleh seorang perempuan NL dengan inisial X (yang tidak disebutkan namanya) diwilayah Kecamatan.

Sehingga tim opsnal Resnarkoba bersama Kapolsek Towuti dan personil gabungan melakukan penangkapan terhadap NL yang pada saat ditangkap telah membawa 1 Sachet berisi Sabu- sabu sebanyak 0,5 gram.

Setelah itu dilakukan introgasi dan pengembangan yang diduga sebagai bandar Narkoba jenis Sabu- sabu sehingga tim opsnal beserta Personil gabungan melakukan penggeledahan di rumah seorang lelaki MS (35) yang merupakan Karyawan PT.Vale beserta 2 orang rekannya dan petugas menemukan beberapa barang Bukti.

Dari tangan pelaku, Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan Sat Res Narkoba Polres Luwu Timur dari ke emapat diduga tersangka yakni sebanyak 4 sachet yang berisi sabu- sabu masing-masing berisikan 1 Gram (Total sebanyak 4 Gram), 1 Buah alat isap, 6 Buah Korek api, 1 Buah sumbu, 2 Buah HP merek Xiomi ( android ), 1 Buah timbangan digital kecil, 3 bungkus besar sachet kosong, Uang Tunai senilai Rp.265.000, 2 Buah Dompet, dan 1 Buah Lintingan yang diduga Ganja.

Terduga pelaku dan barang bukti saat ini berada di Polres Luwu Timur untuk dilakukan pengembangan dan di proses secara hukum. (*)

Komentar