oleh

Polres Luwu Timur Tetapkan Tersangka Pemalsuan Dokumen Sertifikat Tanah

RADARLUWURAYA.com – Penyidik Polres Luwu Timur melalui unit Tanah dan Bangunan (Tahbang) bekerja ekstra cepat menangani perkara dugaan pemalsuan dokumen Sertifikat Hak Milik (SHM) tanah berdasarkan pengaduan sesuai laporan dari korban E.Patanggu alias Ate.

Dalam penanganan kasus pemalsuan Dokumen SHM Tanah yang diduga dilakukan oknum kepala Desa Mulyasri, Kecamatan Tomoni, Luwu Timur akhirnya terkuak setelah penyidik Tahbang Reskrim Polres Lutim menetapkan oknum kades Mulyasri MJ dan BSR menjadi Tersangka pemalsuan Dokumen SHM tanah tersebut.

Baca Juga; Diduga Palsukan Sertifikat, Baso Rahmad & Kades Mulyasri Serta BPN Dilaporkan ke Polisi

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka setelah pihak penyidik Polres Lutim melakukan gelar perkara dan memeriksa sejumlah saksi dan saksi Ahli dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), Senin (21/1/19) lalu.

Kedua tersangka dikenakan Pasal 263 ayat (1) KUHP tentang Pemalsuan surat atau Dokumen dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Dinas PMD Luwu Timur mengatakan jika seorang Kepala Desa berstatus tersangka secara otomatis akan diberhentikan sementara.

“Kepala Desa yang berstatus tersangkan akan diberhentikan sementara,” jelas Halsen. (*)

Komentar