oleh

Posko Pemkab Lutim Layani 4.000 Pengungsi Tiap Hari

Laporan: Haeril Al-Fajri (Direktur Macca Indonesia Foundation)

Keberadaan posko induk berupa dapur umum yang dibangun Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, di Desa Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, setiap hari melayani hingga 4.000 pengungsi di daerah itu.

Posko yang dikomandoi oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Luwu Timur itu sudah didirikan sejak hari ke-2 pasca gempa yang melanda Kota Palu.

BACA JUGA: Gempa Guncang Wajo Pagi Tadi, Tidak Berpotensi Tsunami

Salah seorang relawan, Jufri yang ditemui mengatakan mengatakan posko dapur umum tersebut melayani sekitar 4.000 pengungsi tiap harinya. Jumlah itu dihitung berdasarkan beras yang dimasak untuk disiapkan kepada para pengungsi. “Berdasarkan jumlah beras, kami melayani sekitar 4.000 pengungsi” ujar Jufri.

Sedangkan untuk sumber air bersih untuk pengungsi di titik Balaroa, Pemkab Luwu Timur mendistribusikan langsung melalui armada Pemadam Kebakaran Kabupaten Luwu Timur.

Dia juga mengatakan untuk suplai logistik, pihaknya tidak mengalami hambatan berarti, terkecuali untuk suplai bagi titik-titik pengungsian yang susah dijangkau, seperti di Kabupaten Sigi karena akses menuju lokasi yang sulit.

BACA JUGA: Bupati Lutim Ikut Penggalangan Dana Gempa Bersama Komunitas Musisi Malili

Sementara itu, Bupati Luwu Timur Muhammad Thorig Husler dan Wakil Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam dilaporkan sudah berada di lokasi posko induk Pemkab Lutim, Selasa (9/10/18). Husler mengatakan pihaknya telah mendistribusikan sekitar 44 truk bantuan logistik untuk korban gempa.

“Kami relawan dari Kabupaten Luwu Timur akan mengupayakan yang terbaik selama berada di sini, kami mengaku prihadin atas bencana yang melanda Provinsi Sulawesi Tengah ini.

Untuk diketahui, sebelum berangkat ke Palu, Husler bahkan turun langsung ke jalanan di Malili untuk mengumpulkan bantuan dari masyarakat untuk disalurkan ke Palu.

Komentar