oleh

Prabowo Sebut Ibu Pertiwi Sedang ‘Diperkosa’

RADARLUWURAYA.com – Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto tampak emosional saat menyampaikan pidato politiknya di acara kampanye yang digelar di Stadion Kridosono, Yogyakarta.

Dirinya melontarkan kata ‘Bajingan’. Namun sebelum melontarkan kata tersebut, Prabowo sempat meminta izin apakah boleh berbicara keras dalam orasinya. Awalnya, Prabowo mengatakan, jika kondisi negara ini sedang sakit, sebab katanya banyak ketidak adilan yang terjadi di Indonesia.

“Ini bukan republik yang diperjuangkan oleh Bung Karno, Bung Harta, oleh Ahmad Dahlan, oleh Hashim Asyari, bukan ini! Ini adalah saya tidak tahu bagaimana terjadi, segelintir orang menguasai kekayaan ratusan juta bangsa Indonesia” kata Prabowo, Senin (8/4).

 

BACA: 

Menyanyi 01 Pasti Menang, Ma’ruf Amin: Coblos Satu Aja, Kalau 2 Tidak Sah

 

Tidak hanya itu, Prabowo juga kembali mengulangi pernyataannya, jika Ibu Pertiwi saat ini, sedang ‘diperkosa’.

“Negara kita sedang sakit, Ibu Pertiwi sedang diperkosa, hak rakyat sedang diinjak-injak. Segelintir orang, elite di Jakarta seenaknya saja merusak negara ini, mereka adalah… ini boleh nggak bicara agak keras di sini Pak?” kata Prabowo sambil menengok ke kursi di belakang keberadaan Prabowo berdiri untuk berorasi di atas panggung.

Deretan kursi itu diduduki para petinggi parpol koalisi, BPN, pendukung dan relawan. Prabowo juga sempat bertanya ke massa pendukungnya yang memadati stadion. “Tinggal… tinggal 10 hari lagi deh, mereka adalah ‘bajingan-bajingan’,” ucap Prabowo yang disambut riuh dan tepuk tangan massa.

 

BACA: 

Basmin Sebut Penyuluh Garda Terdepan di Sektor Pertanian

 

Tidak hanya itu, dirinya juga menyintil beberapa media yang turut hadir meliput kampanye tersebut. Dia mengatakan, jika dirinya merasa kasihan kepada beberapa Wartawan beberapa media yang turun lansung melakukan peliputan dilapangan namun karyanya tidak ditayangkan.

“Nanti ada yang tanya, nanti ada yang tanya, ‘Prabowo, sebut dong siapa itu yang dimaksud?’, ‘Prabowo sebut dong’, eh bener? bener? Ini ada kamera ini, ini miliknya miliknya ‘mereka’ tu, halo media, halo media. Gue kasihan sama wartawannya, dia rekam lama nggak pernah ditayangkan,” ujar Prabowo sambil goyang gatot kaca.

“Lo minta gue sebut namanya satu-satu? Eh nanti gue sebut namanya lengkap dengan alamatnya. Nggak berani kan?” sambungnya.

 

BACA: 

Optimalkan Program, Dinkes Luwu Timur Gelar Penyusunan Operasional Germas 2019

 

Lebih jauh, Prabowo mengatakan jika saat ini, rakyat Indonesia sudah tidak mau dibohongi lagi. Ia juga menyebut jika masalah bangsa Indonesia saat ini adalah kekayaan negara yang telah dirampok.

“Udah deh rakyat kita sudah nggak mau dibohongi lagi, aku lihat tampang-tampang kalian ini tampang-tampang nggak mau dibohongi lagi, iya betul?” tanya Prabowo yang dijawab ‘Betuull!’ oleh para massa.

“Kita mengerti masalahnya, masalahnya kekayaan Indonesia dirampok, kekayaan Indonesia dicuri. Kita perlu memilih pemerintah yang akan menghentikan perampokan ini,” tandasnya.

BACA: 

Gegara Deklarasi Dukung Prabowo, DPP Golkar Bakal Pecat Ketua DPC Wonosobo

Prabowo lantas mengajak kepada para pendukungnya untuk tidak sebatas berpikiran bahwa menyoblos Prabowo-Sandiaga pada 17 April mendatang hanya untuk memilih presiden dan wakil presiden saja.

“Nanti 17 April, ini adalah kesempatan Saudara-saudara berbuat sejarah untuk masa depan bangsa Indonesia. Jadi nanti Saudara, waktu menyoblos 02 jangan berpikir kau coblos 02 untuk menjadikan Prabowo presiden, Sandi wakil presiden, tidak, itu tidak cukup,” tandasnya.

“Kau menyoblos 02 untuk menyelamatkan masa depan anak-anak dan cucu-cucumu. Dan hei kau pemuda-pemuda, pemudi-pemudi, kau nyoblos 02 untuk orang tuamu, supaya orang tuamu tidak lagi dalam kesulitan,” imbuh Prabowo. (*)

 

BACA: 

Gubernur Sulsel Tinjau MPP di DPMPTSP Palopo

 

Komentar