oleh

Presiden Tanzania Desak Warganya Berhenti Konsumsi Pil KB

RADARLUWURAYA.com – Presiden Tanzania John Magufuli mendesak perempuan untuk berhenti mengkonsumsi pil KB. Dia mengatakan bahwa negara itu saat ini membutuhkan lebih banyak orang.

“Perempuan sekarang dapat meninggalkan metode kontrasepsi,” kata Magufuli dalam sebuah rapat umum yang digelar kemarin di distrik Meatu utara.

Dia mengatakan orang-orang yang menggunakan metode keluarga berencana adalah malas.

“Mereka tidak ingin bekerja keras untuk memberi makan keluarga besar. Dan itulah mengapa mereka memilih untuk mengontrol kelahiran dan berakhir dengan satu atau dua anak saja,” katanya.

“Saya telah bepergian ke Eropa dan tempat lain dan telah melihat efek berbahaya dari pengendalian kelahiran. Beberapa negara sekarang menghadapi pertumbuhan populasi yang menurun,” sambungnya seperti dimuat BBC.

Tanzania saat ini memiliki populasi sekitar 53 juta orang. 49 persen di antaranya hidup dengan kurang dari 2 dolar AS per hari.

Rata-rata, seorang wanita di Tanzania memiliki lebih dari lima anak. Angka itu merupakan tingkat tertinggi di dunia.

Anggota parlemen oposisi Cecil Mwambe mengkritik langkah presiden. Dia mengatakan bahwa hal itu bertentangan dengan kebijakan kesehatan negara itu.

Mwambe mengatakan bahwa jika Presiden Magufuli ingin komentarnya dianggap serius, dia harus mengubah skema asuransi kesehatan untuk mencakup 10 anak, bukan empat anak per keluarga seperti yang dicanangkan saat ini.(RMOL/tiara)

Komentar