oleh

Program Beasiswa dan Seragam Sekolah Gratis Pemkab Lutim Lampaui Target

LUTIM – Bantuan beasiswa dan seragam sekolah gratis Pemerintah Kabupaten Luwu Timur telah melebihi target. Program yang masuk dalam Kegiatan Prioritas Pertama (KP1) itu memang menyasar pelajar dan mahasiswa di Bumi Batara Guru.

Itu tidak terlepas dari komitmen Pemkab Lutim dalam mengutamakan dunia pendidikan bagi warganya. Kepala Dinas (Kadis) Disdik Luwu Timur, La Besse, mengatakan, bantuan beasiswa untuk mahasiswa dan bantuan seragam sekolah gratis sudah mencapai 100 persen atau bisa dikatakan melebihi dari target, kecuali pengadaan laptop bagi guru yang belum mencapai target 100 persen.

“Kalau secara umum bantuan beasiswa mahasiswa itu melebihi dari taget 100 persen, secara rinci bantuan beasiswa over target dan seragam sekolah over target. Yang belum mencapai 100 persen itu laptop kemungkinan besar 2021 bisa capai 100 persen sekarang saja sudah kurang lebih 80 persen,” ucap, La Besse, Selasa (6/10/2020).

Ia juga menjelaskan, terkait bantuan beasiswa contohnya, tahun 2019 kemarin dari target 4500 yang terealisasi itu menjadi 5500 dan setiap tahun itu ada kenaikan.

“Kalau seragam sekolah tergantung dari jumlah pendaftar kalau 100 pendaftar ya harus disediakan 100. Cuma memang awal tahun 2016 itu ada estismasi diperkirakan sekian angka sampai tahun 2021 dan ternyata angka yang diperkirakan sekian itu sudah melebihi target,” tambah La Besse.

La besse berharap tujuan pemberian bantuan beasiswa untuk mahasiswa yang berprestasi untuk meningkatkan kualitas mereka.

“Karena sekarang secara kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan itu minimal S1 atau DIV, kalau ada generasi muda atau anak-anak yang melamar kerja dia akan gugur sebelum mendaftar, karena apa rata-rata sekarang yang diterima minimal S1,” ujarnya.

“Itulah yang kita harapkan mereka kita bekali dengan ilmu jadi dengan bantuan beasiswa ini itu akan sangat membantu. Dan kabarnya sebagian orang tua merasa sangat terbantu dengan program bantuan ini yang bisa membantu anak-anak mereka menjadi sarjana dan respon masyarakat sangat antusias itu dibuktikan dari jumlah pendaftar dari tahun ketahun.” pungkasnya. (*)

Komentar