oleh

Protes Penutupan Jalan dan Pengrusakan, Petisi Warga Sudah Masuk di Polres Palopo

RADARLUWURAYA.com – Ratusan masyarakat menandatangani petisi (surat protes) terhadap aksi demontrasi yang melakukan penutupan jalan dan pengrusakan yang dilakukan oleh mahasiswa yang tergabung dalam aliansi wija to Luwu, Rabu (23/1) kemarin.

Surat protes itu telah dimasukkan ke Mapolres Palopo, Kamis (24/1).

Kabag Ops Polres Palopo, AKP Sanodding membenarkan hal tersebut. “Iya, masyarakat memasukkan surat tidak simpatik terhadap aksi penutupan jalan dan pengrusakan yang dilakukan oleh mahasiswa saat berunjukrasa kemarin,” kata Sanodding.

Dalam surat tersebut, lanjut Sanoddding, masyarakat mendukung pemekaran Kabupaten Luwu Tengah dan pembentukan Provinsi Tana Luwu.

“Hanya saja, masyarakat meminta agar mahasiswa melakukan dengan cara bermartabat. Bukan malah mengganggu aktivitas masyarakat dengan cara menutup jalan dan melakukan aksi pengrusakan,” terang Sanodding.

“Semua ada jalurnya, lakukan sesuai dengan prosedur dan bermartabat, jangan anarkis jingga mengganggu aktivitas masyarakat,” tambahnya.

Sanodding juga menyesalkan apa yang dilakukan oleh mahasiswa. “Jangan sampai karena hal ini, mahasiswa malah bentrok dengan masyarakat, ini harus kita cegah,” tandasnya.(*)

Komentar