oleh

PT CLM Diduga Langgar Aturan Pertambangan, Serta Status Kepemilikan Tanah

RADARLUWURAYA.com- Pihak PT Citra Lampia Mandiri diduga melanggar beberapa aturan pertambangan, tambang nikel PT CLM berlokasi Dusun Lampia, Desa Harapan, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur.

Pihak perusahaan PT CLM diduga tak memiliki ijin Amdal pelabuhan dan juga ijin melintas di pelabuhan Lampia, selama beroperasi.

“Masyarakat ada yang pro dan kontra, amdal itu harus ada karena itu aturan internasional, itu aturan baku bukan hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia karna ini berdampak pada air, tanah dan udara, bagaimanapun tetap salah karena menyalahi aturan,” ungkap salah satu narasumber terpercaya meminta tidak disebut namanya, Selasa (20/11/2018)

Ia juga menjelaskan, PT CLM telah beroperasi kurang lebih satu tahun sebelum vakum, sebelumnya PT CLM sudah berjalan selama 10 tahun tetapi vakum akibat aturan, karena terbentur aturan baru.

“Selain melanggar aturan, status kepemilikan tanah atau lahan tambang tidak jelas awalnya dari Sesco ke PDS dan ke CLM dimana alur kepemilikan tanahnya karena itu bersebrangan dengan cagar budaya,” tambah narasumber

Sementara itu, Jimmy Maya Rasywan, Wakil Direktur Operasional PT. CLM saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp mengenai hal tersebut, tidak memberikan konfirmasi dan hanya membaca pesan WhatsAppnya.

Komentar