oleh

Puncak Milad Ke-73, JK Imbau Jaga Nama Baik HMI

RADARLUWURAYA.com – Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri acara malam puncak peringatan Milad HMI Ke 72 Tahun di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta, Kamis malam (28/2).

Dalam kesempatan itu JK menyampaikan pesan kepada seluruh anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) untuk selalu menjaga nama baik organisasi.

“Nama baik HMI harus dijaga sebaik-baiknya oleh kita semua, apalagi dari perbuatan yang memalukan, mencoreng marwah organisasi, harus ditindak tegas” ujar JK.

JK yang juga pernah menjabat Ketua HMI Cabang Makassar itu berkelakar, bahwa HMI adalah organisasi mahasiswa yang memegang rekor nasional karena pernah menggelar kongres dalam tempo sebulan. Kata-kata yang disampaikan oleh Wapres itu membuat para Pengurus PB HMI dan undangan yang hadir tertawa geli.

Sementara, Koordinator Presidium KAHMI, Hamdan Zoelfa mengatakan bahwa selama ini KAHMI telah banyak mengikuti perkembangan dan dinamika di tubuh HMI itu sendiri.

Bahkan, sambung Hamdan, untuk kejadian yang menimpah Mantan Ketua Umum PB HMI, R. Saddam Al Jihad pihaknya telah mengambil sikap, untuk itu kehadiran MN KAHMI pada acara milad HMI Ke 72 Tahun yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar HMI adalah sebagai bentuk dukungan bahwa KAHMI menjaga marwah organisasi.

“Selama ini KAHMI telah banyak mengikuti perkembangan dan dinamika ditubuh HMI itu sendiri, bahkan untuk kejadian yang menimpah Mantan Ketua Umum PB HMI, R. Saddam Al Jihad. Kami telah mengambil sikap, untuk itu kehadiran MN KAHMI pada acara ini adalah sebagai bentuk dukungan bahwa KAHMI menjaga marwah organisasi,” tegas Hamdan.

Terpisah, Pejabat Ketua Umum PB HMI Arya Kharisma Hardy menyampaikan bahwa moment perayaan Milad Himpunan Mahasiswa Islan (HMI) Ke 9 Windu (72 Tahun) kali ini, HMI dapat kembali sebagai lokomotif gerakan pemuda Islam dalam mengawal Misi Keumatan dan Kebangsaan

“Di momentum perayaan Milad Himpunan Mahasiswa Islan (HMI) Ke 9 Windu ini, kami berharap semoga HMI dapat kembali sebagai lokomotif gerakan pemuda Islam dalam mengawal Misi Keumatan dan Kebangsaan,” tegas Arya. (RadarLuwuRaya/Rmol)

Komentar