oleh

Raih Prestasi lewat Program Andalan

SELAMA tahun 2018, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu satu Pintu (DPMPTSP) merancang dan melaksanakan berbagai program dalam rangka memaksimalkan pelayanan dalam rangka mewujudkan Kota Palopo sebagai Kota ramah investasi.

Dari program-program yang dijalankan, tak sedikit diantaranya menuai apresiasi hingga pernghargaan dari lembaga-lembaga berkompeten. Mulai Ombudsman, hingga KPK.

OPD Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpin oleh Farid Kasim Judas SH.,M.Si Sebagai Kepala Dinas ini menunjukkan kemampuannya bersaing dengan DPMPTSP yang ada di luar Kota Palopo.

PRESTASI membanggakan DPMPTSP Kota Palopo diantaranya, berdasarkan penilaian Ombudsman RI, Kota Palopo ditetapkan meraih nilai tertinggi kedua. Hasil ini didapatkan dari penilaian kompetensi kelembagaan pada pelayanan perizinan daerah tahun 2017, yang dirilis Rabu 21 Februari 2018, di Jakarta.

Penghargaan itu diraih DPM-PTSP tentu karena memiliki program-program yang benar-benar bermanfaat dan memaksimalkan pelayanan kepada warga Kota Palopo. Diantaranya program layanan perizinan extra prima yang merupakan pelayanan yang diberikan DPMPTSP meski pada hari libur. OPD ini tetap membuka pelayanan di saat libur. Mulai pukul 08.00 Wita hingga dengan pukul 12.00 Wita.

Hal ini menurut Kepala DPMPTSP, Farid Kasim Judas dilakukan untuk tetap menjaga konsistensi pelayanan MABASSA bagi masyarakat pelaku usaha. Selain kebijakan membuka pelayanan perizinan di hari libur, juga dilaksanakan pgrogram layanan jemput antar perizinan. DPM PTSP Pemkot Palopo semenjak di bawah kendali FKJ, terus menggeliat dan memperlihatkan kinerja maksimalnya.

“Penghargaan itu bukan tujuan kami, tapi itu menjadi trigger pada kami dan tim kami dalam memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,” ujar FKJ–sapaan akrabnya.

Tak heran jika DPMPTSP Kota Palopo selalu menjadi percontohan dan kiblat bagi pihak lain dalam hal pelayanan. Pada Kamis, 29 Maret 2018 silam DPMPTSP Kota Palopo menerima kunjungan dari peserta DIKLATPIM tingkat lV Kota Palopo. Kunjungan peserta DIKLATPIM IV ini sebagai rujukan dan menambah wawasan bagi peserta DIKLATPIM dalam hal Pelayanan Publik mengingat DPMPTSP Kota Palopo menduduki peringkat kedua terbaik se Indonesia soal Pelayanan.

FKJ saat itu menjelaskan, profil DPMPTSP kepada peserta DIKLATPIM Tk. IV. Pada penjelasan tersebut FKJ menjelaskan tentang Inovasi-Inovasi yang telah dilakukan di DPMPTSP Kota Palopo antara lain produk unggulan MABASSA dan Perizinan Online hingga Pengarsipan yang dilaksanakan secara digital. Itu bertujuan untuk memudahkan masyarakat dan pelaku usaha untuk mengurus izin.

Pada sistem informasi perizinan ini, alur pengurusan perizinan banyak mengalami perubahan atau pemotongan jalur birokrasi yang terlalu panjang. Pada sistem informasi perizinan ini, masyarakat dapat melacak proses perizinan yang mereka urus dan mengetahui informasi yang jelas tentang perizinan. Sebelum diluncurkan secara resmi, sistem informasi Perizinan ini akan banyak dilakukan upgrade dan perubahan sistem untuk penyempurnaan pelayanan.

Meningkatnya pelayanan, investasi, dan penerimaan asli daerah menjadi tujuan utama DPMPTSP.

“Intinya bagaimana meningkatkan pelayanan, mengajak orang berinvestasi di Palopo serta PAD meningkat dengan inovasi-inovasi yang kami lakukan,” ucapnya.

Sampai saat ini, layanan yang diberikan DPMPTSP terus meningkat seiring dengan prestasi yang telah mereka raih. Beragam inovasi yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja seperti misalnya layanan jemput antar perizinan, layanan weekend, sistem informasi pelayanan publik dan ruang konsultasi bagi masyarakat.

“Memang setiap kantor layanan harus menjawab tantangan publik. Karena layanan menjadi ujung tombak dari pemerintah dalam membangun kepercayaan masyarakat,” ucapnya. (ADVETORIAL)

Komentar